LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Lonjakan kunjungan wisatawan ke Pantai Manggar Segara Sari selama libur Idul Adha 1446 Hijriah menjadi angin segar bagi pelaku ekonomi lokal di Balikpapan Timur.
Selama tiga hari masa liburan, dari Jumat (6/6) hingga Minggu (8/6), kawasan wisata unggulan Kota Balikpapan itu dikunjungi ribuan orang, yang turut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Data dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pantai Manggar mencatat sebanyak 6.681 pengunjung memadati pantai tersebut dalam tiga hari. Jumlah tertinggi tercatat pada Minggu (8/6) dengan 3.395 orang, terdiri dari 2.804 orang dewasa dan 591 anak-anak.
Tingginya mobilitas wisatawan juga terlihat dari jumlah kendaraan yang masuk ke area wisata. Pada puncak liburan, tercatat ratusan kendaraan dari berbagai jenis memadati akses masuk Pantai Manggar, termasuk 400 sepeda motor, 577 mobil, dan 3 unit kendaraan besar.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap wisata lokal ini memberikan dampak langsung terhadap sektor ekonomi, terutama para pelaku UMKM di sekitar lokasi wisata.
“Ramainya kunjungan ini bukan hanya menjadi indikator pemulihan sektor pariwisata pasca-pandemi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan warga yang menggantungkan hidup dari sektor ini,” jelas Ratih, Senin (9/6/2025) saat dikonfirmasi via WhatsApp.
Menurutnya, pengelolaan kawasan wisata yang baik menjadi kunci dalam menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung. Selama libur panjang, petugas diterjunkan untuk mengatur parkir, menjaga kebersihan, dan memastikan kelancaran lalu lintas di area sekitar.
Pantai Manggar Segara Sari memang memiliki daya tarik tersendiri. Hamparan pasir putih, ombak yang tenang, serta lokasinya yang strategis membuat destinasi ini selalu menjadi favorit warga lokal maupun luar daerah.
Ratih menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus mengembangkan fasilitas dan layanan wisata yang berkelanjutan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas pengalaman berlibur yang optimal dan berkesinambungan bagi masyarakat dan wisatawan.
“Kami ingin wisata yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi manfaat ekonomi dan tetap terjaga kelestariannya,” ujarnya.
Dengan tren positif ini, Pemkot Balikpapan optimistis sektor pariwisata akan menjadi salah satu motor penggerak utama pemulihan ekonomi lokal dalam waktu dekat.(*/ADV/diskominfo Balikpapan/ko)















