TENGGARONG, lintasraya.com – Di bawah kepemimpinan yang penuh dedikasi dari Bupati Edi Damansyah, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah menyaksikan perubahan luar biasa, terutama dalam sektor keagamaan. Program unggulan “Kukar Berkah” menjadi lambang komitmen yang kuat dari Edi dalam memajukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan beretika.
Program ini tidak hanya sekadar wacana, tetapi juga terwujud dalam langkah-langkah konkret yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Salah satu pilar utama dari program ini adalah “Satu Desa Satu Hafidz”, yang memberikan kesempatan luar biasa bagi warga desa untuk mengejar pendidikan Al-Qur’an dengan dukungan penuh dari pemerintah setempat.
Muhammad Sarli, salah satu alumni program tersebut, menyampaikan kesan positifnya, “Program ini sungguh luar biasa. Dulu saya ragu, tapi sekarang saya bangga menjadi hafidz.” Program ini sejalan dengan visi Bupati Edi untuk meningkatkan pembangunan SDM yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya.
Tak hanya memperhatikan aspek spiritual, program ini juga menjangkau aspek sosial melalui inisiatif “Dai Masuk Desa”. M Fathurrosi Habibi, alumni program tersebut, mengungkapkan, “Program ini menunjukkan perhatian pemerintah kepada masyarakat Kukar.” Para dai dan imam binaan Kukar Berkah disebar ke berbagai pelosok desa, bukan hanya sebagai pemimpin keagamaan, tetapi juga sebagai pembimbing dan motivator bagi masyarakat.
Bantuan yang diberikan kepada pondok pesantren juga menjadi bukti konkret dari komitmen Pemerintah Kukar dalam memajukan pendidikan keagamaan. Imam Wahyudi, pimpinan Ponpes Miftahul Ulum, menyatakan, “Program ini luar biasa. Bupati memberikan apresiasi kepada anak pesantren dan membantu meningkatkan SDM di desa-desa.”
Tak hanya itu, program revitalisasi rumah ibadah juga memberikan dampak positif yang signifikan. Dengan lebih dari 279 rumah ibadah yang direvitalisasi, program ini telah memperkuat fungsi mereka sebagai pusat komunitas dan spiritualitas.
Keberhasilan Program Kukar Berkah tercermin dalam peningkatan berbagai indikator kinerja. Indeks Desa Membangun (IDM) Kukar meningkat menjadi 0,779 pada tahun 2023, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 75,30 pada periode yang sama. Tingkat kebahagiaan masyarakat Kukar juga meningkat menjadi 73,02.
Suara-suara dari jantung komunitas Kukar menyuarakan dukungan mereka untuk kelanjutan program-program ini. Imam Wahyudi menambahkan, Sangat penting sekali ketika ada sebuah program yang bagus, harus dilanjutkan dan dilakukan penyempurnaan.
Dengan demikian, Program Kukar Berkah bukan hanya sebuah program, melainkan simbol dari kemajuan, persatuan, dan kekuatan komunal yang akan terus membara di hati setiap warga Kukar. Dedikasi Bupati Edi Damansyah dan dukungan penuh dari pemuka agama menjadi pondasi bagi masa depan yang lebih gemilang bagi Kukar.(*/ADV/diskominfo Kukar)















