LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Kota Balikpapan bersiap menjadi pusat perhatian nasional saat menjadi tuan rumah perhelatan akbar Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-45. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa kepercayaan ini merupakan peluang besar untuk menunjukkan potensi kota, khususnya sektor ekonomi kreatif dan UMKM.
Acara yang akan menghadirkan ribuan peserta dari berbagai penjuru Indonesia ini dinilai mampu memberikan dampak ekonomi luas bagi masyarakat. Rahmad menyebut sektor-sektor seperti perhotelan, kuliner, transportasi, dan usaha mikro akan merasakan efek positif dari kegiatan berskala nasional ini.
“Ini bukan hanya acara seremonial, tapi momentum ekonomi. Ratusan kepala daerah dan ribuan tamu akan hadir. Ini peluang langka yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ujarnya, Kamis (3/7/2025).
Diperkirakan lebih dari 500 kepala daerah beserta istri yang menjabat sebagai ketua Dekranasda akan datang, lengkap dengan anggota rombongan dan staf. Jumlah tamu yang mencapai ribuan orang ini, menurut Wali Kota, bisa menjadi stimulus kuat bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
Rahmad mendorong pelaku UMKM Balikpapan agar aktif terlibat, menampilkan produk-produk unggulan dan warisan budaya lokal kepada para tamu nasional. Ia berharap produk lokal tidak hanya dikenal, tetapi juga bisa menembus pasar nasional bahkan internasional.
“Tunjukkan karakter Balikpapan dalam produk kita. Bukan hanya menjual barang, tapi juga nilai, budaya, dan identitas kota,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh warga untuk menjaga suasana kota tetap aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung. Citra positif kota akan menjadi penentu apakah Balikpapan akan terus dilirik dalam agenda-agenda nasional berikutnya.
“Kalau ingin kota kita jadi tujuan berbagai event besar, kita harus jadi tuan rumah yang baik. Jaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan bersama,” pesannya.
Wali Kota menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa menjadi tuan rumah Dekranas ke-45 adalah pencapaian besar sekaligus tanggung jawab bersama. Ia menyebut momen ini sebagai peluang strategis yang belum tentu datang kembali dalam waktu dekat.(*/ADV/diskominfo Balikpapan/ko)















