LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Wakil Ketua I DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, menegaskan dukungannya terhadap Program “Balikpapan Terang” yang digagas Pemerintah Kota Balikpapan.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan penerangan di seluruh kawasan kota, termasuk wilayah pelosok hingga tingkat Rukun Tetangga (RT), seperti yang diterapkan di kota-kota besar.
“Kami berharap Kota Balikpapan dapat seperti kota-kota besar lainnya, dimana penerangan bisa menjangkau seluruh area, termasuk daerah pelosok yang selama ini belum terjangkau,” ujar Yono, Selasa (22/10/2024).
Ia menambahkan, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di titik-titik gelap akan membantu meningkatkan keamanan dengan mencegah tindakan kriminal. Menurut Yono, jalan yang terang benderang akan meminimalisir risiko kejahatan di malam hari.
“Harapan kami, penerangan ini bisa dirasakan oleh masyarakat hingga ke tingkat RT, terutama di daerah-daerah yang selama ini gelap. Ini penting untuk menciptakan rasa aman dan nyaman,” jelasnya.
Yono juga memastikan bahwa pihak DPRD akan berfokus pada percepatan realisasi program ini. Ia berjanji akan terus mendorong program “Balikpapan Terang” agar segera terealisasi, sehingga tidak ada lagi wilayah yang kekurangan penerangan.
“Kami di DPRD akan memperjuangkan ini. Semoga di tahun 2025, penerangan di seluruh kota, termasuk pelosok, dapat ditingkatkan hingga ke tingkat RT,” tegasnya.
Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan penggantian tiang PJU di sejumlah titik di kota sebagai bagian dari program tersebut. Kepala Dishub Balikpapan, Adwar Skenda Putra, menyebutkan bahwa pihaknya fokus mengganti tiang-tiang PJU yang sudah kropos dan berisiko.
“Beberapa tiang PJU yang kropos di jalan Ahmad Yani sudah diganti. Selain itu, ada juga pergantian tiang PJU di beberapa titik akibat kecelakaan, seperti di Simpang Plaza menuju Rapak,” ungkapnya.
Menurutnya, penggantian tiang PJU juga dilakukan di beberapa jalan utama, termasuk penambahan PJU baru di Jalan Ruhui Rahayu dengan tiang dekoratif untuk menambah estetika kota. Adwar menambahkan bahwa proyek ini didukung oleh dana Bantuan Keuangan (Bankue) sebesar Rp 5 miliar dan APBD Kota Balikpapan sebesar Rp 10 miliar.
“Kami memastikan penggantian tiang PJU yang rusak dengan tiang dekoratif, khususnya di jalan-jalan utama seperti Ruhui Rahayu, agar penerangan tidak hanya fungsional tetapi juga estetis,” tutupnya.(*/ADV/DPRD Balikpapan/san)















