LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mengalami keterlambatan, melebihi jadwal yang ditargetkan.
Hal ini disebabkan oleh tiga fraksi, yaitu Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), PDIP, dan Gerindra, yang belum mengirimkan surat rekomendasi, menambah tantangan dalam proses legislasi kota ini.
Ketua Fraksi PKB, Halili, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu fraksi lainnya untuk menyelesaikan pengumpulan surat rekomendasi.
“Kami masih dalam tahap pengaturan di dalam fraksi kami sendiri. Kami akan mengikuti fraksi lain. Begitu mereka selesai, kami juga akan segera menyusulkan surat rekomendasi kami,” ujarnya pada Kamis, 24 Oktober 2024.
Meskipun telah diminta dua kali untuk mengirimkan surat tersebut, Halili mengungkapkan bahwa mereka memilih untuk menunggu sampai fraksi lain siap.
“Seharusnya kami sudah memasukkan, tetapi karena yang lain belum siap, kami harus bersabar dulu,” tambahnya. Sikap sabar ini mencerminkan komitmen PKB untuk menjaga sinergi antar fraksi.
Anggota DPRD dari Fraksi PKB, Taufik Qul Rahman, menekankan pentingnya keterbukaan mengenai situasi ini kepada masyarakat. Ia berpendapat bahwa Fraksi Golkar, sebagai partai dengan jumlah kursi terbanyak, harus bisa menjadi inisiator untuk mengajak fraksi lainnya duduk bersama dan menyamakan persepsi.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa untuk membahas AKD, semua fraksi harus duduk bersama,” tutur Taufik.
Taufik juga mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat terjadi deadlock dalam pembahasan AKD, akibat kurangnya titik temu antar fraksi.
“Kalau ditanya kenapa sampai berlarut-larut, hal ini tentunya harus dikomunikasikan oleh Ketua DPRD Kota Balikpapan agar bisa mengatasi permasalahan ini,” jelasnya, menyiratkan harapan adanya solusi melalui dialog yang konstruktif.
Keterlambatan dalam pembentukan AKD ini harus menjadi momentum untuk mendorong kolaborasi yang lebih baik antar fraksi.
Sebagai wakil rakyat, anggota DPRD diharapkan dapat menjaga transparansi dan memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait perkembangan yang ada. Dengan kerjasama yang baik, diharapkan DPRD Kota Balikpapan dapat segera berfungsi optimal demi kepentingan masyarakat. (*/ADV/DPRD Balikpapan/jan)















