LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Besaran dana operasional (DO) untuk ketua Rukun Tetangga (RT) di Kota Balikpapan yang mencapai Rp 1,5 juta per bulan kembali menjadi sorotan.
Anggota Komisi I DPRD Balikpapan, Muhammad Najib, menilai bahwa meski jumlah tersebut cukup bagi sebagian besar RT, ada beberapa wilayah yang merasa anggaran ini masih kurang, terutama di daerah pinggiran dengan tingkat gotong royong yang tinggi.
“Untuk sebagian besar RT, dana ini cukup. Namun, di beberapa wilayah yang lebih jauh dari pusat kota, di mana warganya lebih aktif dalam kegiatan gotong royong, dana ini mungkin masih kurang memadai,” ujar Najib, Selasa (4/2/2025).
Najib menjelaskan bahwa dana operasional ini digunakan untuk berbagai kebutuhan lingkungan, seperti kebersihan, perbaikan fasilitas umum, dan kegiatan sosial. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“RT harus memastikan bahwa dana ini dikelola dengan bijak, tepat sasaran, dan tidak disalahgunakan. Prioritasnya harus untuk kepentingan bersama, seperti kebersihan lingkungan atau perbaikan fasilitas umum yang memang dibutuhkan warga,” tegasnya.
Namun, Najib juga menekankan bahwa peran aktif masyarakat tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan, keamanan, dan keteraturan lingkungan. Ia mendorong RT untuk lebih aktif dalam menggerakkan warganya agar semangat gotong royong tetap terjaga.
“Walaupun ada dana operasional, peran warga tetap sangat penting. RT harus bisa mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dan menciptakan suasana yang aman dan nyaman,” tambahnya.
Selain itu, Najib mengusulkan adanya pelatihan atau pendampingan bagi RT agar mereka dapat mengelola dana operasional secara lebih efektif. Dengan manajemen yang baik, dana ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
“Jika dana ini dikelola dengan baik dan didukung oleh partisipasi aktif warga, maka kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman untuk semua,” pungkasnya.(*/ADV/DPRD Balikpapan/hfj)















