LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan memastikan kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi potensi bencana tetap optimal meskipun tahun ini belum ada tambahan unit kendaraan operasional.
Saat ini, BPBD mengandalkan sekitar 300 personel yang berjaga secara bergantian untuk menangani pencegahan, penanggulangan, dan pasca-bencana.
“Tahun ini belum ada pengajuan tambahan unit ke DPRD. Saat ini, jumlah kendaraan yang tersedia masih dianggap cukup untuk operasional kami,” ujar kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali.
BPBD Balikpapan saat ini memiliki 25 unit kendaraan operasional yang tersebar di beberapa sektor. Setiap kecamatan rata-rata memiliki tiga unit, kecuali Balikpapan Barat yang memiliki lima unit. Namun, masih ada tantangan di beberapa wilayah seperti Balikpapan Timur, yang dinilai kurang ideal dalam hal respons waktu terhadap bencana.
“Wilayah Balikpapan Timur sebenarnya masih kurang dari segi respons karena jaraknya jauh dan belum ada pos pembantu yang memadai. Idealnya, perlu ada pos baru dan tambahan dua unit kendaraan,” jelasnya, Senin (3/3/2025).
Situasi serupa juga terjadi di Balikpapan Utara, di mana keterbatasan unit dan pos pelayanan masih menjadi kendala dalam mempercepat respons terhadap keadaan darurat.
Meskipun belum ada tambahan unit dalam waktu dekat, BPBD Balikpapan tetap berupaya meningkatkan efektivitas dengan strategi lain, seperti peningkatan kapasitas personel dan optimalisasi penggunaan unit yang ada. Mereka juga berharap dalam waktu mendatang dapat mengajukan pengadaan unit baru serta pembangunan pos tambahan di daerah-daerah yang masih minim fasilitas.
“Kami berharap ke depan ada penguatan infrastruktur, khususnya di wilayah yang masih sulit dijangkau. Namun, untuk saat ini, kami tetap mengoptimalkan sumber daya yang ada,” pungkasnya.
Dengan kondisi ini, BPBD Balikpapan terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana dan segera melaporkan kejadian darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.(*/ADV/Diskominfo Balikpapan/wan)















