LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan optimal kepada warganya yang menunaikan ibadah haji. Tahun 2025 ini, lebih dari 700 jemaah haji asal Balikpapan diberangkatkan secara bertahap ke Tanah Suci melalui Embarkasi Haji Balikpapan. Rangkaian keberangkatan telah dilakukan sejak akhir Mei dan dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan Juni.
Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud menyampaikan rasa syukurnya karena proses pemberangkatan jemaah berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan. Ia juga menegaskan bahwa Pemkot tidak hanya terlibat dalam aspek seremonial atau administratif, namun juga aktif dalam memfasilitasi pelayanan kesehatan, logistik, dan pendampingan spiritual bagi para jemaah, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia dan jemaah berkebutuhan khusus.
“Alhamdulillah, seluruh jemaah asal Balikpapan telah diberangkatkan tanpa kendala berarti. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama, TNI, Polri, tenaga kesehatan, relawan, serta semua pihak yang telah bersinergi dalam memastikan kelancaran proses ibadah haji ini,” ujar Wali Kota saat menghadiri kegiatan silaturahmi dengan jajaran OPD, Jumat (13/6/2025).
Dalam momen tersebut, Rahmad menekankan pentingnya pelayanan terhadap jemaah haji sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam mendampingi warganya menjalankan rukun Islam kelima. Ia juga menyampaikan bahwa Pemkot berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan ibadah haji, tidak hanya di tahun ini tetapi juga dalam jangka panjang, dengan memperbaiki aspek teknis dan administratif berdasarkan hasil evaluasi setiap tahunnya.
Pemkot Balikpapan melalui Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai langkah preventif dan kuratif demi menjaga kesehatan para jemaah. Setiap jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebelum keberangkatan dan dibekali dengan informasi mengenai kondisi cuaca ekstrem, manajemen stamina, serta konsumsi obat-obatan yang aman saat menunaikan ibadah haji.
“Kami menyiagakan tim medis dan telah memberikan edukasi kesehatan kepada jemaah, terutama lansia yang memerlukan perhatian lebih. Selain itu, para petugas haji daerah juga kami siapkan untuk memberikan pendampingan yang intensif selama mereka berada di Arab Saudi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan, dr. Andi Sri Juliarty.
Langkah ini mendapat sambutan positif dari keluarga jemaah, yang merasa tenang dan lebih percaya bahwa orang tua atau kerabat mereka menjalani ibadah dalam pengawasan yang baik.
Embarkasi Haji Balikpapan menjadi salah satu embarkasi paling vital di wilayah Indonesia Timur. Selain jemaah dari Kalimantan Timur, embarkasi ini juga melayani jemaah asal Kalimantan Utara dan sebagian Kalimantan Selatan. Pada tahun ini, seluruh kloter diberangkatkan menggunakan pesawat langsung menuju Jeddah dan Madinah, tanpa transit panjang, untuk menekan kelelahan dan risiko gangguan kesehatan.
Menurut data Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur, jemaah asal Balikpapan tergabung dalam beberapa kloter awal dengan proporsi jemaah lansia mencapai hampir 30 persen dari total keberangkatan.
“Kami berupaya agar layanan kepada jemaah terus ditingkatkan. Tidak hanya dari sisi transportasi, tapi juga akomodasi, konsumsi, dan manajemen ibadah,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Balikpapan, H. Muhammad Aswan.
Menutup sambutannya dalam acara silaturahmi OPD, Wali Kota Rahmad Mas’ud turut mengajak seluruh masyarakat Balikpapan untuk bersama-sama mendoakan kelancaran ibadah haji warganya. Ia berharap para jemaah dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah, termasuk wukuf di Arafah, lempar jumrah di Mina, dan thawaf di Masjidil Haram dengan khusyuk dan penuh keberkahan.
“Kami semua berharap, jemaah asal Balikpapan kembali dalam keadaan sehat, selamat, dan menjadi haji yang mabrur. Ini juga menjadi doa kita bersama agar Kota Balikpapan senantiasa diberkahi dan dijaga oleh Allah SWT,” tuturnya.
Ke depan, Pemkot Balikpapan berencana untuk lebih memperkuat peran pemerintah daerah dalam penyelenggaraan haji, termasuk menyediakan fasilitas pelatihan haji, pendampingan manasik, serta pembinaan spiritual pasca haji.(*/ADV/diskominfo Balikpapan/ko)















