PENAJAM, lintasraya.com – Pembangunan di Penajam Paser Utara (PPU) dipastikan terus berjalan. Namun secara perlahan karena kondisi keuangan daerah saat ini yang sedang tidak baik-baik saja.
Anggota Komisi III DPRD PPU, Zainal Arifin menyampaikan itu dalam kegiatan serap aspirasi (reses) masa sidang II 2022. Mengendepankan pendekatan silaturahmi dalam pelaksanaannya.
“Silaturahmi saja langsung dengan masyarakat yang ada di seputaran Waru dan Babulu,” ucapnya, Senin (4/4/2022).
Politisi PAN ini banyak menerima keluhan masyarakat. Mulai dari permasalahan ekonomi hingga pembangunan.
“Keluhan ibu-ibu utamanya, soal bahan pokok yang terus naik, mahal. Termasuk permintaan bantuan kelompok tani,” lanjutnya.
Dihadapan warga di Dapilnya, ia menjabarkan secara umum kondisi daerah saat ini. Termasuk berbagai hal yang terjadi di PPU beberapa tahun belakangan. Mulai dari situasi pandemi COVID-19 yang membuat berbagai sektor lumpuh.

Serta berbagai peristiwa yang terjadi setelahnya di lingkup internal pemerintah daerah. Yang dampaknya bisa dirasakan bersama. Seperti utang pemerintah yang membengkak. Salah satu berdampak pada macetnya pembayaran insentif dan gaji honor.
“Jadi keadaan PPU saat ini sangat-sangat jauh dari harapan kita bersama,” tandasnya.
Meski begitu, Zainal tetap membangun optimisme pada warga. Sejalan dengan berbagai upaya perbaikan yang terus dikerjakan untuk berbagai lini pembangunan.
“Saya minta itu diajukan saja secara formal. Untuk perbaikan berbagai situasi yang terjadi di pemerintahan belakangan ini, bisa diselesaikan bersama-sama,” pungkasnya. (*/ADV/Sbk/wan)















