LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Puskesmas Gunung Bahagia terus mengintensifkan upaya pemantauan kesehatan anak melalui program Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK).
Program ini dilaksanakan secara rutin di berbagai sekolah TK, PAUD, hingga posyandu yang berada di wilayah Gunung Bahagia dan Sungai Nangka.
PJ Kesjaor Puskesmas Gunung Bahagia, Fahmi Hafid Erwanto, menegaskan bahwa pelaksanaan SDIDTK sangat penting untuk memastikan anak-anak mendapatkan pemantauan tumbuh kembang secara menyeluruh, terutama pada masa emas usia 0–5 tahun.
“SDIDTK itu stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang. Harapannya, kami sebagai tenaga kesehatan bisa memantau, merangsang, dan memastikan tumbuh kembang anak optimal, terutama di lima tahun pertama,” ujarnya, kamis (27/11/2025).
Fahmi menjelaskan bahwa stimulasi yang diberikan mencakup berbagai aspek perkembangan, mulai dari motorik halus, motorik kasar, sosial, hingga kemampuan kemandirian. Dengan dilakukan langsung di sekolah, kegiatan ini semakin mudah menjangkau anak usia dini.
“Utamanya kami lakukan di TK dan PAUD, tapi bisa juga di posyandu. Dari pemeriksaan, kami bisa mengetahui kondisi motorik anak dan menindaklanjuti kalau ada temuan,” jelasnya.
Melalui SDIDTK, Puskesmas Gunung Bahagia berharap dapat mendeteksi lebih awal potensi gangguan tumbuh kembang sehingga anak dapat memperoleh intervensi sedini mungkin.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen puskesmas untuk meningkatkan derajat kesehatan anak dan mempersiapkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan mandiri.(*/ADV/puskesmas Gunung Bahagia)















