LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Keterbatasan fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan di Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Kecamatan Balikpapan Utara, menjadi perhatian DPRD Kota Balikpapan.
Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Yusdiana, mendorong pemerintah kota segera merealisasikan pembangunan sekolah dan puskesmas di wilayah tersebut.
Menurut Yusdiana, hingga saat ini fasilitas pendidikan di kawasan tersebut masih sangat terbatas. Di kelurahan itu hanya terdapat satu sekolah dasar, sementara jenjang pendidikan lanjutan seperti SMP dan SMA belum tersedia.
“Di wilayah itu memang belum ada SMP, bahkan SMA juga tidak ada. SD hanya satu. Padahal jumlah penduduk cukup banyak dan wilayahnya memiliki 36 RT. Jika tidak didukung dengan fasilitas pendidikan yang memadai tentu akan menjadi masalah,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Ia menilai, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan setiap tahun, khususnya saat proses penerimaan peserta didik baru karena keterbatasan daya tampung sekolah di sekitar wilayah tersebut.
Karena itu, DPRD terus mendorong pemerintah kota agar pembangunan sekolah baru di kawasan Gunung Samarinda Baru dapat segera direalisasikan guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat setempat.
Selain sektor pendidikan, Yusdiana juga menyoroti kebutuhan fasilitas kesehatan dasar. Hingga saat ini, kelurahan tersebut belum memiliki puskesmas yang dapat melayani masyarakat secara langsung.
“Kami juga mendorong agar pembangunan puskesmas menjadi perhatian pemerintah daerah, karena masyarakat di sana membutuhkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau,” katanya.
Ia menambahkan, usulan pembangunan sekolah dan puskesmas sebenarnya telah disampaikan kepada pemerintah daerah. Namun realisasi program tersebut masih terkendala kebijakan efisiensi anggaran yang tengah dilakukan pemerintah.
“Kami sudah mengusulkan, tetapi memang saat ini ada efisiensi anggaran. Kami memahami kondisi tersebut, namun berharap pada penganggaran berikutnya pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan di wilayah itu dapat direalisasikan,” pungkasnya.(*/Adv/DPRD Balikpapan)















