LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Kepadatan layanan di fasilitas kesehatan tingkat dasar menjadi perhatian DPRD Kota Balikpapan. Sekretaris Komisi IV DPRD, Muhammad Hamid, mengusulkan pengoperasian puskesmas selama 24 jam sebagai langkah mengurai lonjakan kunjungan masyarakat.
Menurut Hamid, peningkatan jumlah penduduk berdampak langsung pada tingginya kebutuhan layanan kesehatan. Kondisi ini menyebabkan puskesmas mengalami kepadatan, terutama pada jam-jam tertentu.
“Penduduk terus bertambah, kebutuhan berobat juga meningkat. Akibatnya, kunjungan ke puskesmas semakin padat sehingga perlu ada solusi,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Ia menilai, pengembangan puskesmas dengan layanan 24 jam dapat menjadi alternatif untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, khususnya di wilayah dengan tingkat kebutuhan tinggi.
“Puskesmas 24 jam penting agar masyarakat bisa mendapatkan layanan kapan saja, terutama di daerah yang rawan dan padat,” katanya.
Selain persoalan di puskesmas, Hamid juga menyoroti pembangunan rumah sakit di Balikpapan yang masih menghadapi sejumlah kendala. Hal itu dinilai turut memengaruhi optimalisasi pelayanan kesehatan secara keseluruhan.
“Kita melihat pembangunan rumah sakit masih terhambat. Karena itu, peran puskesmas harus dimaksimalkan sementara waktu,” jelasnya.
Ia menyebut, beberapa lokasi telah dipertimbangkan untuk penguatan layanan, salah satunya kawasan di sekitar lingkungan KNPI yang dinilai memiliki kebutuhan cukup tinggi.
Hamid berharap pemerintah kota dapat mempertimbangkan usulan tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mengurangi kepadatan di fasilitas yang ada.
“DPRD akan terus mendorong agar pelayanan kesehatan semakin maksimal dan menjangkau seluruh masyarakat,” pungkasnya.(*/ADV/DPRD BALIKPAPAN)















