LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Sebanyak 2.116 paket bantuan pangan disalurkan kepada warga Kelurahan Margasari, Kecamatan Balikpapan Barat, yang terdata sebagai penerima dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Penyaluran bantuan berlangsung tertib. Warga datang secara bergantian mengikuti jadwal yang telah ditetapkan, sehingga tidak terjadi penumpukan maupun kendala berarti selama proses pembagian.
Lurah Margasari Hendra Jaya Prawira mengatakan, kelancaran penyaluran tidak lepas dari pengaturan sejak awal. Pihak kelurahan bersama pengurus RT, Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut mengawal proses pembagian.
“Dari awal sampai selesai, pembagiannya berjalan baik. Warga juga mengikuti jadwal yang sudah ditentukan, jadi tidak terjadi kendala di lapangan,” kata Hendra saat ditemui, Sabtu (3/10/2026).
Menurutnya, jumlah penerima yang mencapai ribuan orang membutuhkan pengaturan agar seluruh proses berjalan tertib sekaligus memastikan bantuan diterima warga yang memang tercatat dalam daftar.
Pihak kelurahan, kata Hendra, memberikan perhatian khusus terhadap pencocokan data penerima. Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya warga yang telah terdata namun justru terlewat dalam penyaluran.
“Yang kami jaga jangan sampai ada warga yang seharusnya menerima jangan sampai terlewatkan. Jadi data dan pengaturannya memang kami perhatikan,” ujarnya.
Pengurus RT juga dilibatkan untuk membantu mengarahkan warga. Sementara Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut membantu menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Hendra menegaskan, koordinasi lintas unsur menjadi bagian penting dalam setiap penyaluran bantuan. Selain memastikan proses berjalan aman dan tertib, pengawalan tersebut juga diharapkan dapat meminimalkan potensi kesalahan dalam pendistribusian.
Ia memastikan pola pengawalan serupa akan kembali dilakukan apabila program bantuan pangan kembali disalurkan kepada masyarakat Margasari.
“Intinya kami ingin bantuan ini sampai kepada orang yang memang sudah terdata sebagai penerima. Kalau ada penyaluran lagi, kami tetap bantu kawal bersama unsur yang ada,” katanya.
Hendra berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima. Meski tidak menyelesaikan seluruh kebutuhan rumah tangga, bantuan pangan dinilai dapat membantu meringankan pengeluaran warga untuk kebutuhan sehari-hari.
“Semoga bantuan ini bisa membantu warga, paling tidak untuk kebutuhan makan sehari-hari dan sedikit mengurangi pengeluaran keluarga,” pungkasnya.(*/ron)















