PENAJAM, lintasraya.com – Pembangunan di Penajam Paser Utara (PPU) perlu segera ditingkatkan. Seiring dengan pindah ibu kota negara (IKN) baru ke Kaltim.
Secara tegas, Wakil Ketua II DPRD PPU Hartono Basuki meminta pemerintah pusat tak
cuma fokus membangun infrastruktur di kawasan pusat saja. Namun juga dalam persiapannya. Yaitu infrastruktur penunjang di sekitar kawasan IKN. Mesti jadi perhatian, tak terkeceuali akses pendekat ke Sepaku. Sebagai wilayah utama pusat pemerintahan yang baru.
“Terutama beberapa titik kerusakan jalan Km 38 Samboja – Petung, ini mesti jadi atensi pusat,” kata politikus PDI-P ini.
Titik-titik kerusakan, kata Hartono banyak tersebar di jalan Sepan-Sotek, Pemaluan-Riko, Sotek-simpang Petung. Totalnya, kurang lebih 20 kilometer.
Perbaikan akses ini, menurut Hartono memang cukup berat jika hanya ditanggung oleh Pemprov Kaltim. Lantaran minimnya anggaran. Belum lagi tak hanya akses jalan ini yang jadi tanggungan Pemprov Kaltim.
Sementara, akses pendekat menuju IKN ini merupakan salah satu akses utama barang antara Provinsi Kalsel – Provinsi Kaltim. Erat kaitannya keberadaan jalan ini cukup vital bagi masyarakat Kalimantan.
Lagi pula dalam pembangunan IKN nanti, akses ini pula menjadi jalur utama pendistribusian. “Bisa dibayangkan kalau jalan ini rusak parah sehingga tak bisa dilalui. Pasti menghambat arus barang dan berdampak pada ekonomi,” sebut Hartono.
Sementara untuk akses dari kilometer 38 Samboja menuju Kecamatan Sepaku, diakui Hartono kondisinya saat ini sudah cukup baik. (*/Adv/wan)















