KUKAR, lintasraya.com – Seorang warga Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar) bernama Makpong hilang dalam hutan sejak Kamis (28/7/2022) lalu. Hingga kini belum ditemukan, Tim SAR pun masih melakukan pencarian di dalam hutan.
Pencarian hari ke 4 ini Tim SAR Gabungan membagi tiga unit pencarian dengan menyisir lokasi berbeda.
Tim pertama melakukan pencarian menuju arah Selatan dengan jarak 5 kilometer dari posisi Bivak.
Tim ke 2 melakukan pencarian menuju arah Utara sejauh 2 kilometer dari arah posko. Tim ke 3 melakukan pencarian mengikuti jalur sungai kecil menuju PT Hutani Surya Jaya.
“Tim sempat menemukan punting rokok dan bekas perapian yang diduga jejak aktivitas Makpong,” kata Kepala Basarnas Kaltim, Melkianus Kotta, Senin (1/8/2022).
Awal mula hilangnya Makpong saat dia dan Rinda (istrinya) tinggal di pondok kebun yang terletak di Desa Puan Cepak, Muara Kaman, Kabupaten Kukar.
Saat itu Makpong sedang berkebun, namun sekira pukul 11.00 Wita Rinda tidak melihat keberadaan suaminya lagi.
Hingga pukul 16.00 Wita Makpong tidak kunjung kembali ke pondok. Istrinya yang panik menghubungi kerabatnya bahwa Makpong hilang di hutan.
Pada pukul 20.00 Wita sebanyak 10 orang berkumpul di rumah Rinda untuk mencari keberadaan Makpong.
Pukul 21.00 Wita 7 orang masuk ke hutan untuk mencari Makpong, sementara 3 orang lainnya menunggu di pondok kebun.
“Awalnya 7 orang yang masuk ke dalam hutan ini sempat berkomunikasi dengan orang yang di pondok. Sampai pukul 01.00 Wita semua komunikasi terputus,” ucap Melki.
Esok harinya pada Jumat siang, ke 7 orang yang dalam hutan berhasil kembali ke pondok. Namun, Makpong masih belum berhasil ditemukan.
“Tim masih melakukan pencarian dibantu jajaran relawan dan keluarga korban,” pungkasnya. (jan)















