PENAJAM, lintasraya.com – Beberapa jalan penghubung antar desa di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sampai saat ini masih terbilang mengalami kerusakan yang cukup parah. Hal terebut pun membuat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PPU daerah pemilihan Kecamatan Sepaku angkat bicara.
Bijak Ilhamdani mengatakan, pada media ini bahwa atas kerusakan tersebut pemerintah Kabupaten PPU harus bisa memberikan perhatian untuk segera ditangani.
“Ini harusnya jadi perhatian pemerintah kabupaten agar memperhatikan jalan penghubung antardesa di wilayah Kecamatan Sepaku yang mengalami kerusakan cukup parah,” kata dia.
Secara kongkrit, Bijak Ilhamdani juga menjelaskan beberapa jalan yang masih mengalami kerusakan yakni di Desa Karang Jinawi, Desa Sukaraja dan beberapa desa lainnya.

“Warga Desa Karang Jinawi mengeluhkan kondisi jalan penghubung antar desa yang rusak cukup parah,” ungkapnya.
Jalan antar desa tersebut menghubungkan Desa Karang Jinawi dengan Desa Sukaraja, dengan panjang kurang lebih 8 Kilometer (Km).
Kondisi jalan rusak tersebut akan diperparah bila kondisi hujan, selain becek juga banyak lubang yang belum diperbaiki.
“Kondisi jalan yang menghubungkan Desa Karang Jinawi dengan Desa Sukaraja berlubang, ketika musim hujan becek dan licin,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pun diketahui akan mengucurkan anggaran sekitar Rp2.5 miliar, Namun menurut legislator dari Partai Demokrat ini belum cukup untuk memperbaiki kerusakan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, diharapkan mengalokasikan anggaran perbaikan jalan penghubung antar desa karena bantuan pemerintah provinsi tidak mencukupi.
“Bantuan provinsi tidak cukup harus ada tambahan anggaran dari kabupaten, warga ingin jalan segera diperbaiki,” jelasnya.(*/ADV/ed/wan)















