BALIKPAPAN, lintasraya.com – Beredar kabar Balikpapan tidak akan ikut berpartisipasi dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 di Berau. Hal tersebut dikarenakan adanya persoalan di tubuh organisasi KONI Balikpapan. Meskioin demikian, menurut data KONI Balikpapan telah menyerahkan data atlet ke ajang 4 tahun sekali tersebut.
Menyikapi hal tersebut, Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengatakan, tarik ulur keikutsertaan menuju Porprov Berau belum selesai. Berharap ada solusi dengan duduk bersama antara semua pihak demi kemajuan olahraga di Balikpapan.
“Ego semua pihak harus dihilangkan. Mencari solusi demi kemajuan olahraga di Balikpapan,” ujar Abdulloh saat menghadiri sosialisasi UU Nomor 11 Tahun 2022 Tengan Keolahragaan di Hotel Gran Senyiur, Jumat (14/10/2022).
Melalui sosialisasi ini, Abdulloh berharap semua pihak dapat hadir. Sehingga dapat mengetahui secara jelas dan berkesempatan bertanya tentang undang-undang yang mengatur keolahragaan. Apalagi, Balikpapan punya potensi prestasi di bidang olahraga. Tapi terjadi persoalan organisasi.
“Saya harap persoalan di Balikpapan ada solusi. Sekali lagi, tinggalkan dulu ego semua pihak. Jangan sampai karena persoalan Balikpapan akhirnya mengorbankan daerah lain,” ujarnya.
Meskipun demikian, peran DPRD dalam tetap berperan serta dalam mendukung dan peningkatan kualitas para atlet di Balikpapan. Itu dibuktikan dengan pengalokasian anggaran melalui Dinas Pemuda, olahraga dan pariwisata (DPOP) Balikpapan.
“Kami sudah mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp 8 miliar lebih di 2022 untuk Porprov di Berau,” bebernya.(*/wan)















