PENAJAM, lintasraya.com – Anggota Komisi II DPRD PPU diundang lansung untuk menjadi peninjau kegiatan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVI tahun 2023 yang dihelat di Sumatra Barat (Sumbar).
Ketua Komisi II DPRD PPU Wakidi mengatakan, untuk total rombongan Penas KTNA XVI asal PPU terdapat 80 orang. Terdiri atas 61 peserta, 12 pendamping serta 7 peninjau.
“Ya namanya KTNA, pasti bertemu banyak para tani dan nelayan. Pasti banyak hal – hal baru yang bisa dipelajari dari para peserta KTNA di seluruh Indonesia. Di sinilah kesempatan untuk belajar, ” kata Wakidi, Rabu (14/6/2023) kemarin.

Adapun yang bakal diimplementasikan dari kegiatan itu, Wakidi juga menyampaikan, tentunya nanti setelah kembali ke PPU, para peserta yang hadir dalam kegiatan itu berencana akan berkumpul kembali guna sharing dalam merencanakan langkah – langkah konkret yang telah dipelajari.
“Para peserta dari PPU berencana mengadakan pertemuan kembali usai dari kegiatan itu. Kira – kira 30 Juni nanti. Banyak tentunya yang bakal di sharing kembali,” ujarnya.
Wakidi berharap, dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan banyak pelajaran – pelajaran baru. Terkait dengan teknologi – teknologi pertanian dan nelayan serta tambahan semangat untuk hal itu ke depannya.
“Dengan harapan mereka bisa membagi ilmu yang diperoleh di KTNA ini kepada kelompok – kelompok tani yang ada di PPU,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu peserta asal Waru (PPU), Wahab yang juga dihubungi Kaltim Post melalui telepon seluler menyampaikan apresiasi dan rasa gembiranya mengikuti Penas KTNA XVI 2023. Dirinya mengaku, ini merupakan kesempatan ke empat menjadi peserta di mana sebelumnya pernah mengikuti kegiatan serupa di Tenggarong , Malang dan Aceh.
“Ya rasanya sangat senang sekali. Artinya dengan keberadaan kami mengikuti di sini, banyak hal yang bisa kami dapatkan,” ujar Wahab.
Tentunya terkait masalah ilmu – ilmu pertanian, perikanan hingga pariwisata. Banyak yang bisa pelajari dan memotivasi para peserta masyarakat PPU untuk berbuat lebih baik kedepannya.
“Dari ilmu yang di dapat dari kegiatan ini, saya akan coba mengimplementasikan di perikanan air tawar. Selain itu, untuk pengembangan Perhiptani yang memang sudah dijalankan di PPU,” imbuhnya.
Wahab berencana dalam kepulangan nanti, segala bentuk pelajaran pertanian akan dikembangkan kembali untuk pemanfaatan halaman – halaman dan sebagainya. Dirinya berharap kepada rekan – rekan khusunya yang berasal dari PPU, bahwa setelah mengikuti kegiatan ini bisa pula mengimplementasikan segala apa yang didapatkan di kegiatan ini untuk memajukan PPU tentunya.
“Apalagi adanya IKN Nusantara. Tentu akan membuat teman – teman semakin semangat untuk PPU sebagai penyangga IKN. Tentu, ilmu dari peserta yang lain tentunya akan di adopsi dan dipelajari juga,” pungkasnya.(*/ADV/wan)















