LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Kevin Adrian Aelridno resmi memimpin Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Balikpapan periode 2026–2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XVI KNPI Balikpapan yang berlangsung Minggu (16/8/2026).
Kevin menyebut kepercayaan tersebut sebagai amanah besar. Ia berkomitmen melanjutkan estafet kepemimpinan dengan dukungan seluruh unsur yang tergabung di dalam KNPI Balikpapan.
“Suatu kehormatan bisa mendapat kepercayaan untuk memimpin KNPI hingga tiga tahun mendatang,” kata Kevin usai gelaran Musda.
Ia menyadari tugas besar menggerakan roda organisasi ini tidak dapat dilakukan seorang diri. Karena itu, Kevin meminta dukungan anggota sekaligus arahan para senior untuk membawa KNPI Balikpapan menjadi lebih baik.
Sebagai langkah awal, Kevin akan melakukan konsolidasi dengan seluruh unsur untuk menyusun struktur kepengurusan KNPI periode 2026–2029. Tugas ini merupakan salah satu mandat penting hasil Musda kepada dirinya yang juga sebagai ketua tim formatur.
Karena itu, Kevin ingin struktur baru KNPI tidak sekadar memenuhi kebutuhan administratif organisasi.
“Fokusnya agar bagaimana struktur pengurus nantinya bukan hanya formalitas, tapi juga solid untuk sama-sama bekerja hingga akhir periode kepengurusan,” ujarnya.
Mengenai program kerja, Kevin menyiapkan penguatan jiwa kewirausahaan sebagai salah satu fokus. Ia ingin melalui organisasi ini akan hadir pemuda yang kreatif, memiliki daya saing, dan mandiri. Baginya, kemandirian pemuda menjadi modal penting bagi kiprah organisasi.
Di sisi lain, Kevin juga ingin memperkuat pendidikan politik dengan pendekatan jiwa kepemimpinan di kalangan pemuda. Pemahaman ini cukup penting, mengingat cukup banyak tokoh yang kini berkiprah di Balikpapan justru terlahir dari KNPI.
Namun kondisinya kini, cukup banyak anak muda yang cenderung menjauhi politik. Padahal dari kelompok pemuda inilah akan muncul pemimpin masa depan.
“Pemuda juga perlu memiliki pemahaman yang cukup tentang politik. Karena, politik ini tidak cuma berkaitan dengan kekuasaan, tetapi juga menyangkut kepemimpinan dan proses menentukan arah pembangunan,” urainya.
Karena itu, Kevin memastikan penyusunan program kerja akan berdasarkan pada visi misi pencalonannya. Perumusan seluruh agendanya nanti setelah proses konsolidasi dan pembentukan kepengurusan baru rampung.(*/San)














