LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Aminuddin, menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi Kota Balikpapan dalam bidang pendidikan dan penanganan banjir. Hal ini disampaikannya dalam rangka refleksi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Kota Balikpapan yang jatuh pada 10 Februari 2025.
Aminuddin mengungkapkan bahwa salah satu masalah utama dalam sektor pendidikan adalah proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang masih menyisakan berbagai persoalan setiap tahun. “Setiap tahun, kita masih menghadapi masalah dalam proses PPDB. Ini menjadi tantangan yang harus segera diselesaikan,” tegasnya pada Kamis (13/2/2025).
Aminuddin menjelaskan bahwa kualitas lulusan Sekolah Dasar (SD) seringkali tidak sebanding dengan kualitas Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Balikpapan. Hal ini berdampak pada proses PPDB yang kerap menimbulkan ketidakpuasan di masyarakat. Ia menilai bahwa perbaikan sistem pendidikan perlu segera dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini.
“Meskipun kita mencoba berbagai sistem, jika masalah ini tidak diatasi secara tuntas, tentu tidak akan ada perubahan signifikan,” ungkap Aminuddin. Ia berharap Dinas Pendidikan dapat mengkaji ulang sistem PPDB yang berlaku saat ini dan mencari solusi yang lebih efektif.
Selain itu, Aminuddin menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dasar dan menengah di Balikpapan agar lulusan SD dan SMP memiliki kompetensi yang lebih baik dan mampu bersaing. “Kita perlu memastikan bahwa anak-anak mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah kota,” tambahnya.
Aminuddin juga menyoroti kurangnya fasilitas pendidikan yang memadai di beberapa kawasan. Ia mendorong pemerintah kota untuk mempercepat pembangunan sekolah-sekolah baru, khususnya SMP dan SD, agar dapat menampung jumlah siswa yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Pembangunan dan pemenuhan fasilitas pendidikan harus terus diusahakan secara maksimal agar anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang layak. Ini adalah tanggung jawab kita bersama sebagai pemangku kepentingan,” ujarnya.
Aminuddin berharap dengan tersedianya fasilitas yang memadai, proses PPDB dapat berjalan lebih baik dan tidak lagi menjadi permasalahan setiap tahun. Ia juga mendorong agar anggaran pendidikan digunakan secara efektif untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang masih kurang.
Selain masalah pendidikan, Aminuddin juga menyoroti masalah banjir yang masih menjadi permasalahan lama di Balikpapan. Ia mengapresiasi upaya Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, dalam menangani banjir, namun menegaskan bahwa masih banyak titik banjir yang perlu segera diatasi.
“Kita tahu bahwa banjir menjadi masalah yang sulit, tetapi upaya untuk mengurangi titik banjir harus tetap dilakukan. Salah satunya melalui program yang telah dilaksanakan oleh Wali Kota, seperti di daerah DAS Ampal,” jelasnya.
Aminuddin menyebutkan bahwa koordinasi antara pemerintah kota, DPRD, dan masyarakat sangat penting dalam mencari solusi jangka panjang untuk penanganan banjir. Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi dalam sistem drainase dan pengelolaan air hujan agar masalah banjir dapat ditekan secara signifikan.
Aminuddin berharap bahwa kerja sama antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan dalam menghadapi tantangan pendidikan dan banjir di Balikpapan. Menurutnya, sinergi yang kuat sangat dibutuhkan agar kota ini bisa berkembang lebih baik dan masyarakatnya sejahtera.
“Dengan kerja sama dan upaya maksimal, kita optimistis tantangan yang ada bisa diatasi. Kami di DPRD, khususnya di Komisi IV, akan terus mengawal kebijakan pendidikan dan penanganan banjir agar berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tegas Aminuddin.
Aminuddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Balikpapan agar visi menjadi kota yang nyaman, aman, dan maju dapat terwujud.
Sebagai kota yang terus berkembang, Balikpapan diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang efektif. Aminuddin menegaskan bahwa DPRD akan terus berperan aktif dalam mengawasi dan mengawal program-program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan pendidikan dan infrastruktur.
“Kita ingin Balikpapan tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga memiliki kualitas SDM yang unggul dan lingkungan yang lebih baik. Oleh karena itu, permasalahan pendidikan dan banjir harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.
Dengan komitmen dan sinergi yang kuat dari semua pihak, Aminuddin optimistis Kota Balikpapan dapat mengatasi berbagai tantangan dan menjadi kota yang lebih baik bagi generasi mendatang.(*/ADV/DPRD Balikpapan/wan)















