TENGGARONG, lintasraya.com – Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong, sedang mengalami lonjakan pembangunan yang mengubah wajah sektor pertaniannya.
Program pembangunan yang mencakup pembangunan turap sungai induk, irigasi, dan semenisasi jalan pertanian sepanjang 200 meter telah berhasil rampung pada tahun 2024.Meskipun demikian, tidak semua rencana berjalan lancar.
Sebagian petani belum memberikan izin untuk pembangunan gazebo kecil di beberapa lokasi, meskipun telah diberikan edukasi oleh pemerintah desa.
Kepala Desa Kerta Buana, I Dewa Ketut Basuki, menjelaskan bahwa rencana pembangunan gazebo tidak hanya terbatas pada persawahan, tetapi juga di kawasan lapangan bola untuk menjadi tempat berkumpul bagi anak-anak dan meramaikan daerah tersebut.
Langkah-langkah ini diambil sebagai persiapan menyambut rencana perusahaan tambang batubara yang akan mengembangkan wisata sawah di desa tersebut.
Pemerintah desa telah mengalokasikan sekitar Rp 500 juta untuk pembangunan infrastruktur sektor pertanian, menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan pertanian di Desa Kerta Buana.
“Para petani belum memberikan izin (gazebo di sawah), makanya kita terus berikan edukasi kepada petani agar bisa mendukung rencana ini,” kata Kepala Desa Kerta Buana, I Dewa Ketut Basuki, Sabtu (30/3/2024).
Selain di persawahan, Gazebo juga rencana akan dibangun di kawasan lapangan bola dengan ukuran 8×10 meter. Bertujuan menjadi wadah berkumpul bagi anak-anak dan meramaikan daerah tersebut.Hal ini pun sebagai langkah persiapan menyambut rencana salah satu perusahaan tambang batubara yang akan membuat wisata sawah di desa tersebut.
“Jadi kita imbangi dengan pembangunan gazebo-gazebo itu,” sebutnya.(*/ADV/diskominfo Kukar)















