LINTASRAYA.COM, JAKARTA – Ada momen khusus setelah Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Senin (17/8/2026).
Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung memuji jalannya upacara yang dipimpin Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, yang sehari-hari menjabat sebagai Kapolresta Balikpapan, Kalimantan Timur.
Upacara berlangsung tertib dan khidmat hingga seluruh rangkaian prosesi penurunan Sang Merah Putih selesai dilaksanakan. Jerrold kemudian menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo.
“Upacara telah dilaksanakan, laporan selesai,” ujar Jerrold saat menyampaikan laporan, Senin (17/8/2026).
Prabowo kemudian menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan upacara yang dinilainya berjalan tertib. Tak hanya itu, Presiden meminta Danup bersama sejumlah komandan lainnya untuk menghadap setelah upacara selesai.
“Terima kasih dalam pelaksanaan upacara yang tertib dan khidmat. Komandan upacara, komandan korsik, dan komandan kesatuan menghadap saya, lanjutkan, kerjakan,” tutur Prabowo.
“Kerjakan,” jawab Jerrold dengan tegas.
Momen tersebut menjadi perhatian karena Danup upacara penurunan bendera tahun ini merupakan perwira Polri yang saat ini bertugas memimpin jajaran kepolisian di Kota Balikpapan.
Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2003. Perwira kelahiran Tomohon, 22 Februari 1979, tersebut memiliki pengalaman panjang di lingkungan Brimob sebelum dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis.
Penunjukan sebagai Komandan Upacara Penurunan Bendera menjadi kehormatan tersendiri, tidak hanya bagi Jerrold, tetapi juga bagi institusi Polri serta masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur.
Sebelumnya, Jerrold menyebut penugasan tersebut sebagai bentuk kehormatan bagi masyarakat Kaltim. Ia juga memastikan pelayanan kepolisian di Balikpapan tetap berjalan selama dirinya menjalankan tugas kenegaraan di Jakarta.
Dalam prosesi penurunan bendera, para putra-putri terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia tergabung dalam tim bernama “Indonesia Adil Makmur.”
Pada formasi utama, Neeltje Deliana Insjowi Werimon dari Provinsi Papua dipercaya sebagai pembawa bendera Merah Putih. Pelajar SMA Negeri 8 Jayapura itu menjalankan salah satu tugas penting dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka.
Posisi pembawa baki cadangan dipercayakan kepada Ismi Ulfaida, Paskibraka putri asal Provinsi Sulawesi Barat yang merupakan siswi Sekolah Rakyat.
Sementara itu, Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Nusa Tenggara Timur (NTT), siswa SMA Katolik Giovanni Kupang, dipercaya sebagai Komandan Kelompok 8.
Tugas pengerek bendera diemban Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana, Paskibraka asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang bersekolah di SMAN 1 Taliwang.
Adapun posisi pembentang bendera dipercayakan kepada Mirza Rafi Navazani dari Kalimantan Barat, pelajar SMAN 1 Sintang.
Untuk formasi lainnya, Baruno Wicaksono dari Jawa Barat dipercaya sebagai Komandan Kelompok 17. Ia merupakan pelajar SMA Taruna Nusantara Cimahi.
Sedangkan posisi Komandan Kompi Paskibraka dipercayakan kepada Kapten Pnb Bagus Setianto, yang menjabat sebagai Kapokops Flight FGS Skadud 5 Wingud 5 Lanud Sultan Hasanuddin.
Suksesnya pelaksanaan upacara penurunan bendera tersebut menambah catatan penting bagi Kombes Pol Jerrold. Dari Balikpapan, ia mendapat kepercayaan tampil di panggung kenegaraan dan memimpin langsung salah satu prosesi sakral dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(*/san)














