BALIKPAPAN, lintasraya.com – Seperti tahun sebelumnya saat menyambut Iduladha, PT Pegadaian kantor wilayah IV Balikpapan selalu melakukan penyembelihan hewan kurban. Begitu juga tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi ini.
Pasalnya, tahun ini Pegadaian Kanwil IV Balikpapan menyembelih lebih banyak dari dua tahun sebelumnya. Yakni empat hewan kurban sapi.
Penyembelihan hewan kurban yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut disaksikan langsung para sohibul kurban. Baik secara langsung maupun virtual pada Minggu (10/7/2022).
“Mereka ada yang menyaksikan langsung. ada juga yang minta di videokan lewat WhatsApp,” kata Kepala departemen manajemen dan risiko pegadaian Kanwil Balikpapan, Joko Suyanto.
Joko menjelaskan, tahun ini Pegadaian Balikpapan menyembelih lebih banyak dari tahun sebelumnya. Yang diperoleh dari 28 sohibul kurban (yang berniat dan mengerjakan kurban) di internal Pegadaian.
Ia menyebut, hasil daging kurban ini akan disalurkan ke masyarakat yang ada disekitar kantor wilayah Pegadaian Balikpapan. Termasuk karyawan security, Driver, Office Boy (OB) dan Petugas kebersihan DKPP (pasukan orange). Baik di Kanwil, area maupun cabang.
“Ada kurang lebih 300an kantong daging yang siap disalurkan ke warga sekitar,” tambahnya saat diwawancarai.
Untuk pengumpulan dana hewan kurban sendiri Joko menyebut, dimulai sejak dua bulan terakhir. Yakni awal April lalu. Dengan sistem mengangsur dan yang sekali langsung bayar tunai.
Ditanya tentang kondisi kesehatan hewan kurban yang di pilih, Pihaknya selalu memperhatikan dan mengutamakan kesehatan hewan kurban yang dipilih. Mengingat ramai beredarnya sapi yang terkontaminasi penyakit PMK.
“Kami pilih hewan kurban yang berkualitas dan sehat. Bahkan sapi yang kami pilih sudah melalui karantina selama dua pekan di daerah asalnya. Dari dinas peternakan,” bebernya.
Ditanya makna Iduladha tahun ini, dirinya menyebut, terkhusus bagi para sohibul agar lebih meningkatkan ketakwaan terhadap Allah SWT. Melalui sejarah nabi Ibrahim yang dengan ikhlas mengorbankan putranya yaitu, nabi Ismail.
“Semoga melalui sejarah ini, kita semua dapat meningkatkan ketakwaan,” tandasnya.(*/wan)















