Kamis, Februari 5, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home BALIKPAPAN

Revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur Tertunda, Pemkot Cari Solusi

admin by admin
8 Oktober 2024
in BALIKPAPAN
45 1
0
Revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur Tertunda, Pemkot Cari Solusi

Pasar inpres Balikpapan.

Share on FacebookShare on Twitter

LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk melakukan revitalisasi pasar masih menghadapi tantangan, salah satunya Pasar Inpres Kebun Sayur yang belum masuk agenda perbaikan.

Penyebab utama tertundanya revitalisasi adalah belum tuntasnya masalah kerja sama Build Operate Transfer (BOT) antara Pemkot Balikpapan dan PT Guser Mitra Sejahtera, mitra yang bertanggung jawab dalam proyek tersebut.

Ya, Pemkot Balikpapan terus berupaya melakukan revitalisasi pasar secara bertahap, namun hingga kini, Pasar Inpres Kebun Sayur belum masuk dalam rencana perbaikan.

Terkait itu, Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Haemusri Umar, dalam sebuah kesempatan menjelaskan bahwa status BOT ini menjadi penghalang utama bagi perbaikan Pasar Inpres Kebun Sayur. Awalnya, terdapat kesepakatan antara Pemkot dan PT Guser untuk membangun Plaza Kebun Sayur (Bunsay) serta melakukan revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur dalam satu paket proyek. Namun, dalam perjalanannya, hanya Plaza Bunsay yang terealisasi, sementara Pasar Inpres tidak tersentuh perbaikan.

“Pada saat itu, ada kesepakatan pedagang untuk memberikan kontribusi sebesar Rp59 juta per petak di Plaza BunSay. Namun, di Pasar Inpres tidak ada kesepakatan semacam itu, sehingga proyek tersebut ditinggalkan oleh PT Guser,” ujar Haemusri.

Akibatnya, hingga kini Pasar Inpres Kebun Sayur yang menjadi andalan wisatawan untuk mencari cendera mata khas Kalimantan Timur (Kaltim) belum bisa diperbaiki. Padahal, pasar ini memiliki peran penting sebagai salah satu ikon Balikpapan yang kaya akan produk lokal berkualitas.

Dinas Perdagangan Balikpapan berencana melakukan kajian ulang terkait kerja sama dengan PT Guser, sebelum bisa menentukan langkah-langkah yang tepat untuk melanjutkan revitalisasi pasar.

“Kami perlu me-Review kembali perjanjian dengan PT Guser, dan kami juga akan berkoordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terkait status aset pasar ini,” tambah Haemusri.

Selain itu, Dinas Perdagangan juga perlu melakukan Review terhadap Detail Engineering Design (DED) Pasar Inpres, terutama untuk memperbaiki area belakang pasar yang sebelumnya sempat dilanda kebakaran.

Namun, seluruh rencana tersebut tidak bisa dilanjutkan sebelum masalah BOT ini diselesaikan.

“Status BOT ini seharusnya masih berlaku, jadi kami harus menyelesaikan persoalan ini terlebih dahulu sebelum melangkah menuju perbaikan fisik,” tegas Haemusri.

Di tengah situasi ini, Pasar Inpres Kebun Sayur tetap memiliki status yang penting bagi Kota Balikpapan.

Tahun lalu, pasar ini resmi menjadi bagian dari kekayaan intelektual kota, dengan sertifikat penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI (Kemenkumham).

Penetapan tersebut menjadikan Pasar Kebun Sayur sebagai Landmark Balikpapan yang tidak boleh ditiru atau diduplikasi di daerah lain.

“Produk-produk yang dijual di Pasar Kebun Sayur terjamin keasliannya dan ini mendukung upaya menjaga kekayaan intelektual sesuai dengan arahan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham RI,” ungkap Haemusri.

Dengan statusnya sebagai pusat perdagangan yang ikonik dan terdaftar sebagai kekayaan intelektual, revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur menjadi agenda yang mendesak bagi Pemkot Balikpapan.

Meski tertunda, upaya untuk mencari solusi terbaik terus dilakukan demi mengembalikan kejayaan pasar ini dan memberikan fasilitas yang lebih baik bagi pedagang dan pengunjung.

Revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur diharapkan mampu mengembalikan fungsinya sebagai pusat perdagangan yang rapi, modern, dan tetap mempertahankan kearifan lokal, sehingga dapat terus menarik minat wisatawan lokal maupun internasional. (*/ADV/diskominfo Balikpapan)

Tags: diskominfo Balikpapan
admin

admin

Next Post
Dispusip PPU Gelar FKP 2024, Dorong Perpustakaan sebagai Pusat Ilmu

Dispusip PPU Gelar FKP 2024, Dorong Perpustakaan sebagai Pusat Ilmu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 138 Followers
  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
Awal 2026 Inflasi Terkendali, BI Waspadai Ramadan dan Cuaca Ekstrem

Awal 2026 Inflasi Terkendali, BI Waspadai Ramadan dan Cuaca Ekstrem

3 Februari 2026
Cerdas Berinvestasi Emas Digital, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan

Cerdas Berinvestasi Emas Digital, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan

3 Februari 2026
Terjebak Badai di Bagang, 12 Orang Pemancing di Evakuasi 

Terjebak Badai di Bagang, 12 Orang Pemancing di Evakuasi 

2 Februari 2026
Bertahan di Tengah Laut Bersama Anak Balita, Pemancing Selamat dari Badai

Bertahan di Tengah Laut Bersama Anak Balita, Pemancing Selamat dari Badai

2 Februari 2026

Recommended

Awal 2026 Inflasi Terkendali, BI Waspadai Ramadan dan Cuaca Ekstrem

Awal 2026 Inflasi Terkendali, BI Waspadai Ramadan dan Cuaca Ekstrem

3 Februari 2026
509
Cerdas Berinvestasi Emas Digital, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan

Cerdas Berinvestasi Emas Digital, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan

3 Februari 2026
505
Terjebak Badai di Bagang, 12 Orang Pemancing di Evakuasi 

Terjebak Badai di Bagang, 12 Orang Pemancing di Evakuasi 

2 Februari 2026
502
Bertahan di Tengah Laut Bersama Anak Balita, Pemancing Selamat dari Badai

Bertahan di Tengah Laut Bersama Anak Balita, Pemancing Selamat dari Badai

2 Februari 2026
503
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat