BALIKPAPAN, lintasraya.com – Komisi IV DPRD Balikpapan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah Puskesmas di Balikpapan.
Beberapa diantaranya yaitu, Puskesmas Prapatan, Puskemas Telaga Sari, Puskesmas Karang Jati dan gudang Instalasi farmasi Balikpapan (IFK) di kelurahan Mekar Sari.
Mengingat sebagai mitranya dibidang kesejahteraan rakyat, kesehatan dan pendidikan, komisi IV DPRD Balikpapan akan memastikan fasilitas pelayanan masyarakat di puskesmas berjalan dengan baik.
Sidak yang dimulai pukul 13.30 Wita tersebut dikomandoi langsung ketua komisi IV DPRD Balikpapan Doris Eko Rian Desyanto. Hadir juga beberapa anggota lainnya seperti, Ardiansyah, Parlindungan, Asrori, Sandy Ardian, Hasanuddin, Suriani dan Hj Kasmah. Serta kepala dinas kesehatan kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty.
Doris menjelaskan, tinjauan ini untuk memastikan fasilitas pelayanan di puskesmas Balikpapan berjalan dengan baik. Salah satunya di puskesmas kelurahan Prapatan Balikpapan kota.
Usai melihat langsung kondisi puskesmas yang menjadi Daerah pemilihan (Dapil) dirinya, Doris mengatakan, masih banyak fasilitas yang perlu dibenahi. Mulai dari pembangunan ruangan tunggu pasien, ruang tenaga medis hingga area teras dan parkir yang dinilai tidak maksimal menampung kendaraan.
Padahal, kata politisi dari fraksi Golkar ini, lokasi lahan yang dimiliki puskesmas Prapatan cukup luas lebih kurang 1 hektare. Namun tidak dipergunakan dengan maksimal. Akibatnya ada bangunan lain seperti TK milik yayasan dan lainnya.
“Saya baru tahu ada aset daerah seluas ini. Tapi di atasnya banyak berdiri bangunan. Bahkan ada TK milik yayasan,” sebutnya.
“Kita akan koordinasikan ke bagian aset di pemkot dan melihat legalitas milik kita (pemerintah kota) sampai Dimana batas-batasnya. Kemudian kita pagar nantinya,” jelasnya.
Disinggung bahwa lahan Puskesmas Prapatan ini layak dibangun menjadi Rumah Sakit, Doris menilai untuk wilayah kota dan tengah sudah banyak perwakilan rumah sakit terdekat. Seperti RS Pertamina dan RS Beriman. Yang urgent untuk pembangunan Rumah Sakit saat ini adalah di wilayah Balikpapan Timur.
“Kami akan perjuangkan pembenahan puskesmas Prapatan ini di APBD Perubahan 2022 atau APBD Murni 2023 mendatang,” tandasnya.
Ditempat yang sama wakil ketua komisi IV DPRD Balikpapan, Ardiansyah menambahkan, perlu dilakukan pemagaran ulang untuk aset daerah di lahan puskesmas Prapatan ini. Demi keamanan dan keabsahan aset pemerintah kota.
Kemudian, di beberapa puskesmas lainnya pun hampir sama, yaitu penambahan bangunan dan fasilitas pelayanan masyarakat lainnya.
“Untuk masalah lahan di puskesmas Prapatan, kita akan berkoordinasi dengan RT dan LPM sekitar, untuk mengetahui dan memastikan batas-batasnya,” ujarnya.(*/wan)















