PENAJAM, lintasraya.com – DPRD Penajam Paser Utara (PPU) berharap proses pembahasan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) 2023 segera memasuki tahap pembahasan. Ketua DPRD PPU Syahrudin M Noor mengatakan, ada 10 Raperda 2023 yang akan dibahas.
“Kami masih menunggu dari bagian hukum, kalau sudah disampaikan ke Sekretariat dewan langsung kami proses,” ujar Syahrudin.
Ia menyebut ada empat raperda inisiatif DPRD PPU yang diajukan. Kemungkinan dari situ akan dipilah – pilah beberapa yang bisa diajukan yang rencananya akan mengerucut menjadi 6 raperda. Dirinya berharap, raperda apa saja yang diajukan nanti bisa menjadi raperda progresif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Harapan saya terkait dengan raperda yang ada ini berkorelasi dan berbanding lurus dengan peningkatan PAD. Itu harapan saya kepada teman-teman di dewan, begitu juga ke pemerintah,” ujarnya.
Alasannya, lanjutnya,PPU di masa depan tidak terlalu banyak berharap dari sumber-sumber pendanaan seperti Dana Bagi Hasil (DBH) atau pendapat lain yang betul-betul di luar dari pada PAD. Dengan artian menyeriusi potensi yang ada untuk betul – betul disemangati.
“Kita gelorakan dan apa yang bisa kita bantu. Apa yang kira-kira bisa dilakukan OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” urainya.

Bila perlu pembiayaan, kata dia, maka DPRD PPU akan mendukung menguatkan sisi anggaran demi tercapainya peningkatan PAD PPU di masa depan.
“Pembahasan raperda kita menunggu di sini. Kalau kami sudah selesaikan tahapan sinkronisasi. Tinggal menunggu kesepakatan, harapan kita di bulan ini pembahasannya bisa terlaksana semua,” pungkasnya.(*/ADV/wan)















