PENAJAM, lintasraya.com – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Sariman menghadiri perayaan hari ulang tahun ke-2, Paguyuban Ngapak Kabupaten Penajam Paser Utara (Pangapura) yang digelar di salah satu kediaman warga di Kelurahan Tanjung Tengah, kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Minggu, (28/5/2023) pagi.
Sariman mengatakan ada target besar Pangapura yang ingin diraih. Yang pertama merealisasikan moto Pangapura yakni nyambung balung tulung pitulung yang artinya bersilatrahmi dan saling tolong menolong.
“Konsep silaturahminya sudah berjalan dua tahun. Nah untuk pitulungnya butuh pembiayaan,” ujarnya, ditemui, Senin (29/5/2023).
Sariman menyebut sedang mendesain Koperasi Maju Bersama Pangapura yang akan menjadi wadah untuk menghimpun usaha rekan-rekannya di Pangapura.
“Harapannya, minimal bisa tolong menolong sesama anggota,” katanya.

Secara pribadi, Sariman punya pandangan tentang paguyuban tersebut. Semestinya, kata dia, seluruh PPU bukan hanya Pangapura, bisa membantu pemerintah.
“Contoh yang paling kecil, kami sering dapat keluhan sebagai anggota DPRD, dari Dinas Sosial. Banyak orang terlantar dari luar daerah. Nah itu, biasanya dinas tidak punya biaya untuk mengembalikan ke daerah asal. Kalau seluruh paguyuban bekerjasama dengan dinas sosial ini bisa teratasi,” imbuhnya.
Ia menekankan bahwa paguyuban bisa bekerjasama dengan Dinas Sosial. Selain mengembalikan ke daerah asal, kata dia, bisa juga orang tersebut diberdayakan oleh paguyuban di daerah.

“Saya kira itu cita-cita saya. Makanya nanti untuk koperasi ini kita lebih dalam. Dalam waktu dekat kami akan rapat,” tungkasnya.
Adapun pandangan Sariman soal minimnya anggaran Dinsos untuk mengembalikan orang terlantar, kata dia, sebenarnya harus ada. Meskipun kejadian seperti itu insidental dan tidak setiap saat ada kasus serupa.
“Tapi kadang-kadang ada, apalagi menjelang IKN banyak pekerja datang tidak sesuai kontrak. Ini banyak terjadi. Perannya Dinsos di sini,” pungkasnya.(*/ADV/wan)















