PENAJAM, lintasraya.com – Komisi III DPRD Penajam Paser Utara (PPU) mendorong Pemkab PPU untuk mengadakan pelatihan khusus pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Hal ini untuk membantu para pelaku usaha untuk tumbuh dan mengembangkan usahanya.
Anggota Komisi III DPRD PPU Muhammad Bijak Ilhamdani meminta Pemkab PPU untuk mendorong hadirnya pelaku UMKM secara masif. Sejalan dengan isu resesi global yang diprediksi terjadi pada tahun 2023 mendatang.
“Karena ini terkait dengan instruksi Presiden, menghadapi resesi yang akan kita hadapi, jadi memang kita dari DPRD mengingatkan pemerintah daerah untuk terus mendorong terbentuknya UMKM,” kata Bijak, Jumat (28/10/2022).
Selain mampu meminimalisir potensi resesi, hal ini jelas akan membantu meringankan beban masyarakat ke depan. Maka itu DPRD PPU mendorong pemerintah daerah untuk memunculkan program khusus.
Maka dari itu, Bijak mendorong kepada pemerintah daerah untuk membentuk atau mendukung pelaku-pelaku UMKM secara masif dan memberikan pelatihan-pelatihan peningkatan skill yang dibutuhkan bagi pelaku UMKM. Politikus Partai Demokrat ini mengatakan bahwa perhatian terhadap UMKM ini juga merupakan solusi sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kami berharap pemerintah bisa support pelaku UMKM, tapi harus spesifik. Contohnya seperti sarana dan prasarana akses kemudian koneksi dan dibekali skill peningkatan bagi pelaku UMKM kita yang perlu kita utamakan itu skill produksi dan skill marketing,” jelasnya.
Terlebih, pada saat ini era digital sedang berkembang pesat. Digital menjadi salah satu cara yang efektif karena dianggap mampu memasarkan dagangan secara online dan memiliki jangkauan yang luas.
“Kita punya produk, tapi kita tidak tahu jual produknya, Karena beberapa kasus saya dapat seperti itu. Nah ini harapannya pemerintah daerah bisa membina pelaku UMKM,” pungkasnya. (ADV/KBM)















