LINTASRAYA.COM, SAMARINDA – Ratusan atlet kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh dan Sumut asli putra daerah.
Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras menyebutkan untuk menunjang prestasi, pihaknya tak mendatangkan atlet dari luar, dan percaya kekuatan atlet lokal.
“Jadi total kita ada 659 atlet yang berlaga di PON. Sedangkan yang bisa medali ada 337 atlet. Sisanya memang belum berhasil. Itu semua pure murni atlet daerah,” kata Rusdi.
Sejak awal memang, pihaknya sudah setuju untuk tidak mendatangkan atlet dari luar daerah. Sehingga, kekuatan sudah bisa dibentuk.
“Dan kita bangga, memang dari squad kontingen Kaltim itu, adalah 65 persennya dari cabang olahraga (cabor) bela diri,” jelasnya.
“Tetapi kan tidak menutup kemungkinan cabor permainan dapat meraih emas juga. Seperti futsal dan kriket, buat kita membanggakan dan diluar dugaan,” jelasnya.
Jika berdasarkan prediksi dan catatan bersama Binpres dan konsultan teknik, dari 659 atlet itu yang tersisa hanya 20 persen.
“Maksud saya yang bisa dipertahankan untuk PON di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Selebihnya tidak,” tuturnya.
Maka dari itu, dia mengatakan pada 2025 mendatang semua cabor jika ingin meminta bantuan pelaksanaan kejuaraan daerah (kejurda), maka wajib melaksanakan kejurda junior.
“Ini wajib untuk kaderisasi, regenerasi. Kalau mereka tidak melakukan kejurda juniornya, maka kita tidak akan bantu kejurda seniornya,” pungkasnya.(*/ADV/anr/wan)















