LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Dalam upaya mempercepat pembangunan dan menanggulangi kemacetan di Kota Balikpapan, Komisi III DPRD Balikpapan berkomitmen menjalin sinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Langkah ini dianggap strategis untuk memastikan pelaksanaan proyek-proyek prioritas di bidang infrastruktur, lingkungan hidup, dan perhubungan dapat berjalan dengan efektif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, mengungkapkan bahwa sinergi dengan OPD akan difokuskan melalui komunikasi intensif dan kolaborasi langsung dalam setiap tahapan program. “Kami akan segera menjalin komunikasi aktif dengan OPD mitra, baik dalam bentuk rapat-rapat bersama di DPRD maupun kunjungan langsung ke kantor-kantor OPD terkait. Sinergi ini penting agar kita bisa bersama-sama memonitor perkembangan proyek di lapangan,” ujar Yusri, usai rapat pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) pada Rabu (30/10/2024).
Komisi III DPRD, yang bertanggung jawab di sektor pembangunan, lingkungan hidup, dan perhubungan, akan memfokuskan perhatian pada beberapa proyek strategis. Salah satu prioritas utama adalah proyek pembangunan jalan layang (flyover) dan jalan pesisir (coastal road), yang diharapkan dapat mengatasi kemacetan di sejumlah titik padat lalu lintas di Kota Balikpapan.
“Pertumbuhan Kota Balikpapan sudah menunjukkan kemajuan signifikan, dan itu tentunya juga meningkatkan arus kendaraan di berbagai wilayah. Flyover dan coastal road akan menjadi solusi jangka panjang, dan kami akan mendorong pemerintah provinsi untuk membantu pendanaan,” kata Yusri. Proyek ini dinilai krusial mengingat kemacetan sudah menjadi tantangan utama, terutama di pusat kota dan jalan-jalan utama yang menghubungkan berbagai wilayah di Balikpapan.
Selain proyek-proyek besar tersebut, Komisi III juga menyambut baik langkah Pemkot dalam membuka jalur-jalur baru sebagai upaya jangka pendek untuk mengurai kepadatan lalu lintas. “Pembukaan jalur alternatif, seperti dari Km 8 menuju Manggar, sudah membantu meringankan kemacetan di beberapa titik. Kami akan terus mengawasi agar proyek ini berjalan sesuai target dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat,” lanjut Yusri.
Sebagai langkah lanjutan, Komisi III juga mengarahkan OPD terkait untuk melakukan perencanaan secara menyeluruh yang mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kebutuhan anggaran, kondisi lahan, serta potensi dampak terhadap lingkungan. DPRD menekankan pentingnya penggunaan anggaran yang efisien dan transparan agar pembangunan tidak hanya terlaksana tepat waktu, tetapi juga mampu memberikan manfaat maksimal.
Yusri juga menyampaikan bahwa komunikasi intensif dan pemantauan proyek akan menjadi tugas utama DPRD dalam memastikan proyek infrastruktur berjalan sesuai rencana dan standar kualitas yang diharapkan. “Kami rutin mengadakan pemantauan lapangan untuk meninjau langsung perkembangan proyek. Ini penting agar semua pihak yang terlibat dapat segera mengevaluasi apabila ada kendala,” pungkasnya.
Dengan sinergi yang lebih kuat antara DPRD Balikpapan dan OPD, diharapkan proses pembangunan kota dapat berjalan lebih cepat dan efisien, sehingga mendukung visi Balikpapan sebagai kota global yang ramah, aman, dan nyaman bagi seluruh warganya.(*/ADV/DPRD Balikpapan/wan)















