LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Kota Balikpapan, Wakil Wali Kota Balikpapan menekankan pentingnya program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta upaya pencegahan stunting yang terus digalakkan pemerintah kota.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif berbagai pihak dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Selain meningkatkan kesadaran akan hidup sehat, acara ini juga menjadi wadah pemberdayaan UMKM agar semakin berkembang,” ujar Wakil Wali Kota Balikpapan dalam keterangannya.
Salah satu program yang menjadi sorotan adalah Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang saat ini telah menjangkau sekitar 3.300 siswa di beberapa sekolah di Balikpapan. Ia berharap program ini dapat diperluas ke seluruh sekolah sebagai langkah nyata dalam menekan angka stunting.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perhatian terhadap stunting tidak boleh hanya menyasar warga ber-KTP Balikpapan, mengingat kota ini menjadi gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Banyak pendatang yang mencari kehidupan di Balikpapan, sehingga perlu didorong untuk mendapatkan akses layanan kesehatan dan administrasi kependudukan.
“Kami mengimbau seluruh aparat di tingkat RT, lurah, dan camat untuk mengayomi pendatang. Jika mereka bisa mendapatkan pekerjaan dan berkontribusi, tentu akan berdampak positif bagi perkembangan Balikpapan,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot Balikpapan juga mendukung berbagai event yang mendorong pertumbuhan UMKM dan kampanye pencegahan stunting, seperti yang dilakukan oleh Bapin Captive Mask. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan kesejahteraan.
Sebagai bentuk apresiasi, ia mendorong adanya penghargaan khusus bagi individu maupun lembaga yang telah berkontribusi besar dalam program ini. “Kegiatan seperti ini layak mendapatkan apresiasi, dan kami akan terus mendukung agar lebih banyak pihak ikut serta,” tutupnya.(*/ADV/Diskominfo Balikpapan/fred)















