LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Ketua DPRD Kota Balikpapan, H. Alwi Al Qadri, S.P., didampingi Wakil Ketua Budiono dan jajaran anggota DPRD, menerima aspirasi dari Aliansi Kota Minyak yang mengajukan 10 tuntutan.
Aspirasi tersebut diterima dengan baik dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan DPRD.
Dalam wawancara, H. Alwi Al Qadri menyampaikan apresiasi terhadap aksi damai yang dilakukan oleh Aliansi Kota Minyak tanpa tindakan anarkis seperti pembakaran ban atau perusakan fasilitas.
“Kami berterima kasih kepada adik-adik yang melakukan aksi dengan tertib dan damai. Ada 10 poin tuntutan yang mereka sampaikan, salah satunya menolak kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran. Kami menjelaskan bahwa ini merupakan kewenangan pemerintah pusat, namun kami akan menyampaikan aspirasi mereka melalui surat resmi. Kami juga membuka kesempatan bagi lima perwakilan mahasiswa untuk ikut serta menyampaikan aspirasi ini langsung ke DPR RI,” ujar Alwi, Jumat (28/2/2025).
Selain itu, beberapa tuntutan lain yang diajukan terkait masalah banjir dan ketersediaan air bersih di Balikpapan. Menanggapi hal ini, Alwi menegaskan bahwa isu-isu tersebut merupakan kewenangan pemerintah kota dan dapat dibahas lebih lanjut melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak terkait.
“Untuk masalah banjir dan air bersih, kami siap memanggil Dinas PU, camat, dan lurah dalam RDP agar bisa mencari solusi bersama. Aksi demo memang menyuarakan aspirasi, tetapi penyelesaian membutuhkan dialog dan kerja sama semua pihak. Kami yakin tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan jika dibahas secara konstruktif,” tambahnya.
DPRD Balikpapan berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat sesuai dengan wewenang yang dimiliki, baik di tingkat daerah maupun dengan mengomunikasikannya ke pemerintah pusat.(*/ADV/DPRD Balikpapan/wan)















