LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Kota Balikpapan akan menjadi tuan rumah sejumlah agenda berskala nasional. Yakni Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK), serta pertemuan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).
Pasalnya, event nasional ini akan digelar bersamaan dengan kegiatan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tingkat nasional.
Persiapan penyelenggaraan acara ini telah dibahas dalam rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dengan arahan langsung dari pemerintah pusat.
“Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan OPD terkait. Sesuai surat dari pusat, Balikpapan akan menjadi tuan rumah Rakernas, EHKG, Dekranas, serta PKK secara bersamaan. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Juni 2025,” ujar Ketua TP PKK Balikpapan, Hj Nurlena Rahmad Mas’ud, Rabu (5/3/2025).
Ia menjelaskan, Sebagai tuan rumah, Balikpapan harus memastikan kesiapan akomodasi untuk para tamu dari seluruh Indonesia, termasuk kepala daerah, pejabat tinggi, dan delegasi lainnya.
“Acara ini akan dihadiri wali kota, wakil wali kota, bupati, wakil bupati, gubernur, wakil gubernur, serta pejabat kementerian terkait. Diperkirakan sekitar 1.000 peserta akan hadir, dan jumlah tersebut bisa bertambah hingga 5.000–10.000 orang,” jelas Nurlena.
Oleh karena itu, kata dia, kesiapan hotel dan fasilitas lainnya menjadi perhatian utama.
“Kami harus memastikan hotel-hotel di Balikpapan siap menampung peserta. Ini akan menjadi kesempatan bagi sektor perhotelan dan UMKM untuk meningkatkan kualitas layanan mereka,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa acara ini juga menjadi ajang besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk berkembang.
“Ini kesempatan besar bagi UMKM Balikpapan untuk memperkenalkan produk mereka kepada peserta dari seluruh Indonesia. Kami akan mengalokasikan area khusus bagi pelaku UMKM untuk memamerkan dan menjual produknya,” ujar Nurlena.
Menurutnya, produk-produk unggulan seperti kerajinan tangan, makanan khas, serta hasil olahan lokal akan diprioritaskan dalam event tersebut.
“Kami ingin memastikan bahwa produk UMKM Balikpapan bisa bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional. Untuk itu, kami akan mendorong peningkatan kualitas produksi dan pemasaran,” tambahnya.
Selain persiapan teknis, efisiensi anggaran juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan acara ini.
“Karena kita mengutamakan efisiensi, acara ini akan berlangsung selama dua hari saja. Sebagian besar rapat akan dilakukan di hotel-hotel, sedangkan acara utama akan digelar di gedung pemerintahan kota,” jelasnya.
Nurlena menambahkan bahwa pertemuan PKK dalam acara ini juga akan membahas berbagai program strategis untuk pemberdayaan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan membahas berbagai program yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan keluarga, termasuk pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan. Harapannya, hasil dari pertemuan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tutupnya.
Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, Balikpapan diharapkan mampu menjadi tuan rumah yang sukses dan semakin dikenal sebagai kota yang siap menyelenggarakan event nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.(*/ADV/Diskominfo Balikpapan/wan)















