LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Selama bulan Ramadan, aktivitas belajar di sekolah tetap berlangsung dengan sejumlah penyesuaian.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait jadwal pembelajaran bagi siswa PAUD, SD, SMP, dan SPNF.
Siswa sempat libur awal Ramadan pada 27 Februari–5 Maret 2025, kemudian kembali belajar mulai 6 Maret hingga 25 Maret 2025. Libur Idulfitri dijadwalkan pada 26 Maret–8 April 2025.
Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengimbau agar sekolah mengisi Ramadan dengan kegiatan yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan (imtaq) siswa.
“Kami berharap sekolah menggencarkan kegiatan seperti tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, kajian keislaman, dan kegiatan sosial lainnya,” ujar Irfan, Jumat (7/3/2025).
Pembelajaran tetap berjalan seperti biasa, namun durasi jam belajar dikurangi. Siswa masuk sekolah pukul 07.30 WITA, dengan waktu belajar yang disesuaikan menurut jenjang:
- PAUD – 60 menit
- SD Kelas I & II – 90 menit
- SD Kelas IV, V, VI – 150 menit
- SMP/Paket B – 1 jam 30 menit per mata pelajaran
Selain kegiatan keagamaan di sekolah, Disdikbud juga mengadakan program Sodaqoh Jariyah Ramadan (Gerakan Sajadah). Program ini berlangsung pada 6–12 Maret 2025, di mana siswa secara sukarela mengumpulkan sedekah berupa uang melalui MKKS/K3S di setiap kecamatan.
Sebagai bagian dari program ini, siswa SMP juga diajak salat Subuh berjamaah di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center (BIC). Namun, hanya perwakilan dari beberapa sekolah yang akan mengikuti salat jamaah serta penyerahan donasi secara simbolis.
Hasil sedekah dari Gerakan Sajadah tidak hanya disalurkan ke BIC, tetapi juga ke berbagai masjid di Balikpapan melalui Disdikbud dalam kegiatan Safari Ramadan.
Dengan adanya program ini, diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan ilmu akademik, tetapi juga semakin termotivasi untuk meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial selama bulan suci Ramadan.(*/ADV/Diskominfo Balikpapan/wan)















