LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan pembagian seragam gratis bagi siswa baru tingkat PAUD, SD, dan SMP akan dilakukan sebelum tahun ajaran baru dimulai.
Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan bahwa orang tua tidak perlu membeli seragam sekolah karena sudah disiapkan oleh pemerintah. Untuk siswa SD, disediakan seragam merah putih, sementara siswa SMP akan menerima seragam putih biru.
“Selain seragam nasional, siswa juga akan mendapatkan seragam batik dan Pramuka. Seragam batik juga diberikan kepada peserta didik di jenjang PAUD,” ujar Irfan kepada awak media, Jumat (4/7/2025).
Total anggaran yang dialokasikan untuk program seragam gratis ini mencapai lebih dari Rp20 miliar. Irfan menegaskan, jika ada pihak sekolah yang meminta tambahan biaya, hal tersebut tidak termasuk dalam program seragam gratis.
“Misalnya seragam olahraga, itu memang tidak disediakan oleh pemerintah sehingga perlu dibeli oleh orang tua,” jelasnya.
Seragam akan dibagikan setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai. Saat ini, SPMB masih berlangsung dan dijadwalkan berakhir hari ini.
Jumlah seragam gratis yang dibagikan tahun ini mengalami kenaikan sekitar 2 hingga 3 persen dibanding tahun sebelumnya, namun jenisnya tetap sama, yakni seragam nasional, batik, dan Pramuka. Motif batik yang digunakan juga tidak mengalami perubahan.
Irfan juga menjelaskan bahwa proses SPMB berjalan lancar sejauh ini. Ia meminta masyarakat tidak khawatir soal antrean yang terjadi saat verifikasi data.
“Itu bukan kendala, melainkan bagian dari proses verifikasi. Karena jumlah pendaftar banyak, kami melayani sekitar 600 siswa per hari,” ujarnya.
Disdikbud Balikpapan berharap seluruh anak dapat bersekolah dan proses pembagian seragam serta pendaftaran berjalan tanpa hambatan berarti.(*/ADV/diskominfo Balikpapan/ko)















