BALIKPAPAN, lintasraya.com – Bunga mawar merah merekah, Tumbuh di dekat kolam ikan. Ramadan ini bulan penuh berkah, Mari kita saling mengingatkan.
Sungguh harum daun pandan, Buah kurma dari Mekah. Marhaban ya Ramadan, Bulan suci penuh dengan berkah.
Dua pantun tersebut merupakan kata pembuka dari wali kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud dalam mengawali sambutannya di safari Ramadan Pemerintah kota Balikpapan 2022-1443 Hijriah. Acara yang dihadiri para Forkopimda kota Balikpapan dan OPD serta tokoh masyarakat tersebut dipusatkan di aula Rumah Jabatan (Rujab) wali kota Balikpapan di Jalan Syarifuddin Yoes.
Rahmad Mas’ud mengatakan, dengan melandainya kasus Covid 19 di Balikpapan minggu terakhir ini agar dijadikan semangat dalam mengisi bulan penuh berkah tahun ini.
Tak hanya di kota berjulukan ‘kota beriman’ ini saja, namun Secara nasional perkembangan pandemi terus menurun sehingga pemerintah dapat mengambil kebijakan untuk memberikan kelonggaran kepada masyarakat. Dalam kegiatan berbuka puasa bersama dan salat berjamaah di masjid. Meskipun tetap mengutamakan protokol kesehatan (Prokes).
“Mohon maaf, tadinya saya fikir diizinkan untuk buka bersama tapi dari kementerian belum membolehkan. Boleh buka bersama tapi enggak boleh bicara,” canda Rahmad dalam sambutannya, Senin (4/4/2022) malam.
Namun dirinya mengimbau untuk tetap menjaga kondisi kota Balikpapan dari peningkatan kasus Covid 19. Bukan hanya di bulan Ramadan saja tapi seterusnya, agar aktivitas pembangunan di Balikpapan tetap berjalan dengan optimal.
Ia juga mengajak semua unsur pemerintah, OPD, Forkopimda Balikpapan dan masyarakat luas agar terus meningkatkan kualitas ibadah, melatih kesabaran termasuk memperbanyak bersedekah dan berbagi terhadap sesama.
“Saya ingatkan, pak Dewan dan para OPD semoga dengan memperbanyak sedekah paling tidak dapat menjaga kota Balikpapan yang kita cintai,” ajaknya.
Saat ini, kondisi perubahan perekonomian dunia sangat tidak stabil. Seperti yang disampaikan bapak presiden RI bahwa akibat adanya perang antara Rusia-Ukraina semua kebutuhan di Indonesia akan naik. Salah satunya Adalah naiknya Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya Pertamax.
“Ini menjadi pilihan yang pahit untuk diterima pemerintah dan masyarakat. Namun kondisi tersebut agar menjaga kestabilan perekonomian Indonesia,” tandasnya.
Disela acara dirangkai juga dengan penyerahan bantuan kepada beberapa pondok pesantren dan penyerahan secara simbolis dana hibah 2022 Pemkot Balikpapan kepada beberapa lembaga, salah satunya Baznas.(*/wan)















