BALIKPAPAN, lintasraya.com – Usai resmi menjabat ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia/Indonesian Logistics Forwarders Association (ALFI/ILFA) Balikpapan, Firman Tola SE langsung tancap gas untuk merumuskan sejumlah program kerja Periode tahun 2022-2027.
Dirinya terpilih pada Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia/Indonesian Logistics Forwarders Association (ALFI/ILFA) Balikpapan yang berlangsung di Sektretariat Bersama, Rabu (13/4/2022) lalu.
Sejumlah proyeksi dan evaluasi dibahas dalam rapat tersebut. Setidaknya beberapa program seksi yang menjadi prioritas utama ALFI/ILFA Balikpapan ke depan. Pertama adalah kesiapan organisasinya dalam menyongsong bisnis strategis Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Ia menyebut, peranan ALFI/ILFA Balikpapan akan sangat strategis. Karena berperan penting dalam menyuplai sejumlah kebutuhan logistik yang mendukung proyek pembangunan di IKN nanti. Mengingat, Balikpapan sebagai palang pintu IKN.
“Ini sekaligus bentuk dukungan penuh kami terhadap pembangunan di IKN,” kata Firman didampingi Sekretarisnya, M Natsir Aris saat ditemui Jumat (15/4/2022) malam.
Firman menambahkan, pihaknya akan melanjutkan program kerja kepengurusan yang sebelumnya. Yang dinilai sudah cukup baik. Dan akan menambah beberapa program terbaru. Seperti, menseriusi pengingkatan kualitas dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) khususnya di bidang transportasi dan logistik.
Agar para anggota ALFI/ILFA Balikpapan mampu bersaing secara global ke depannya. Minimal layak dan diakui menjadi tuan rumah jelang IKN. Salah satunya dengan kegiatan pelatihan dan seminar nantinya.
“Dibutuhkan profesionalisme, apalagi pasti pesaing kita akan bertambah banyak setelah IKN ini berjalan. Jadi para anggota harus siap dan berkompeten,” kata firman disela rapat pengurus.
Selanjutnya kata Firman, pihaknya tetap bersinergi dengan kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kaltim umumnya dan Balikpapan khususnya. Dengan sisi lain tetap memperhatikan kesejahteraan anggota. Karena terkadang ada regulasi yang dapat merugikan. Seperti contoh, pemberlakuan kebijakan sistem Online Single Submission (OSS) dan Single Truck Identity Document (STID) di daerah namun bersifat nasional.
“Kami berharap dibentuknya kluster – kluster khusus di daerah agar pesaing dari luar tidak seenaknya masuk. Paling tidak mereka yang berskala nasional dapat melibatkan dan bersinergi dengan kami di Balikpapan dalam pendistribusi logistik,” ungkapnya.
“Kami tetap akan bersaing dengan sehat, tapi jika bersinergi dengan kita di lokal akan lebih baik dan saling menghargai,” tambah Natsir.
Apalagi, rata-rata para anggota kami sudah dibekali dengan sertifikasi bertaraf internasional.
“Sekali lagi kami imbau pada teman-teman di Jakarta dan Surabaya, jangan ragu memilih partner di Balikpapan. Karena dari segi administrasi dan SDM kami sangat berkompeten. Baik via udara maupun laut,” tegas Natsir.
Saat ditanya proyeksi bisnis pendistribusian Logisitik ke depannya, Firman menyebut, masih sangat menjanjikan. Mengingat Balikpapan sebagai pintu gerbang pertumbuhan ekonomi Kaltim saat ini. Ditambah adanya IKN yang berdampingan langsung dengan Balikpapan.
“Kami optimis bisnis logistik di Balikpapan akan semakin baik dan tumbuh. Kita punya tiga pelabuhan yang sangat potensial. Yaitu, Pelabuhan Semayang, kampung baru dan pelabuhan Kaltim Kariangau Terminal (KKT) yang ditunjuk sebagai pelabuhan nomor satu dalam pendistribusian Logisitik,” bebernya.
Sambil menunggu pelantikan lanjut Firman, dalam waktu dekat pihaknya akan lebih dulu menyelesaikan di internalnya yang bersifat urgent seperti, merumuskan komposisi kepengurusan yang tepat dan pas di tiap bidang-bidangnya. Kemudian akan start melakukan program yang sudah disusun.
Sekadar diketahui, saat ini DPC ALFI Balikpapan memiliki hampir ratusan anggota aktif.
”Kami berharap pergerakan logistik di Balikpapan semakin baik, tak terlepas dari dukungan pemerintah agar dapat meminimalisir terjadinya inflasi,” pungkasnya.(*/wan)















