LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Menjelang musim hujan dan potensi angin kencang, anggota DPRD Kota Balikpapan dari daerah pemilihan Balikpapan Timur, Sofyan Jufri, meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera melakukan langkah antisipatif terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang di wilayah tersebut.
Menurut Sofyan, sejumlah titik di Balikpapan Timur memiliki pohon berukuran besar yang sudah menua, serta ranting-ranting yang mulai rapuh dan menggantung di pinggir jalan. Kondisi ini dinilai dapat mengancam keselamatan warga maupun pengguna jalan, terutama saat cuaca ekstrem melanda.
“Banyak pohon yang tinggi dan mulai rapuh. Kalau dibiarkan, satu ranting besar yang jatuh bisa menyebabkan kecelakaan, apalagi di ruas jalan yang padat kendaraan,” ujarnya, Senin (10/11/2025).
Sofyan menegaskan bahwa penanganan terhadap pohon rawan tumbang tidak bisa ditunda dan harus dilakukan secara menyeluruh. Ia menilai persoalan tersebut bukan hanya berkaitan dengan estetika kota, melainkan menyangkut keselamatan publik dan mitigasi risiko bencana.
“DLH perlu melakukan pemangkasan dan penebangan pohon yang sudah tidak layak. Ini langkah pencegahan penting agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan warga,” tegasnya.
Politisi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menyoroti kondisi sejumlah pohon yang tumbuh terlalu dekat dengan jaringan listrik dan lampu jalan. Menurutnya, hal tersebut berpotensi menimbulkan korsleting atau gangguan listrik saat terjadi hujan deras dan angin kencang.
“Pohon yang terlalu dekat dengan kabel listrik bisa menyebabkan korsleting atau bahkan pemadaman. Ini juga bagian dari mitigasi bencana kecil yang bisa berdampak besar jika diabaikan,” tambahnya.
Selain menyoroti peran pemerintah, Sofyan turut mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan. Ia meminta warga segera melaporkan pohon yang terlihat membahayakan melalui kanal pengaduan resmi DLH atau melalui RT dan RW setempat.
“Keselamatan kota adalah tanggung jawab bersama. Warga bisa membantu dengan melaporkan kondisi pohon yang berisiko agar segera ditangani,” jelasnya.
Sofyan berharap, upaya antisipatif ini segera direalisasikan DLH agar Balikpapan Timur tetap aman dan nyaman bagi warga selama musim hujan.
“Pencegahan jauh lebih baik daripada menunggu kejadian yang tidak diinginkan,” tutupnya. (*/ADV/DPRDBalikpapan)















