LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Puskesmas Gunung Bahagia mulai melakukan asesmen keterampilan kader Posyandu dalam rangka mendukung transformasi layanan Posyandu menjadi Posyandu ELPS (Eliminasi Layanan Pusat Siklus Hidup). Asesmen ini menilai secara menyeluruh kemampuan kader dalam melayani lima siklus hidup, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, dewasa hingga lansia.
Triana, selaku petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Gunung Bahagia, menjelaskan bahwa asesmen tersebut merupakan bagian penting dari peningkatan kualitas Posyandu di tingkat kelurahan.
“Asesmen itu penilaian. Penilaian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana keterampilan kader setelah mendapatkan pelatihan, terutama dalam memenuhi 25 kompetensi dasar yang wajib dimiliki,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).
Menurut Triana, transformasi Posyandu mengharuskan kader mampu memberikan layanan yang lebih lengkap dan terstandar. Oleh karena itu, pihak puskesmas menilai keterampilan kader di lima bidang utama yang mewakili seluruh siklus hidup.
“Keterampilan yang kita nilai meliputi pelayanan ibu hamil, balita, remaja, dewasa, hingga lansia. Karena kader Posyandu ELPS harus mampu melayani lima siklus hidup tersebut,” jelasnya.
Penilaian dilakukan setelah kader menerima serangkaian pelatihan. Dari hasil asesmen, setiap kader akan dikategorikan dalam tiga tingkat kemampuan: kader purwa, kader madya, dan kader utama.
“Hasil penilaian ini akan menentukan kategori kader, apakah mereka berada di tingkat purwa, madya, atau utama. Ini menjadi dasar kami untuk meningkatkan kualitas layanan ke depannya,” tambah Triana.
Dengan adanya asesmen ini, Puskesmas Gunung Bahagia berharap seluruh kader semakin terampil dan siap memberikan layanan Posyandu yang lebih komprehensif serta mendukung transformasi kesehatan di tingkat masyarakat.(*/ADV/puskesmas Gunung Bahagia)















