BALIKPAPAN, lintasraya.com – Memasuki tahun ajaran baru sekolah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan bersama pemerintah kota terus memonitoring persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online. Mulai dari perbaikan sistem zonasi hingga pembangunan gedung sekolah di Balikpapan.
Menyikapi hal tersebut, ketua komisi IV DPRD Balikpapan Doris Eko Rian Desyanto menjelaskan, Diharapkan permasalahan tahun kemarin semoga tidak terulang. Memang setiap sistem ada kelemahan dan kekurangannya. Yang perlu diseriusi oleh pemerintah saat ini adalah bagaiamana caranya untuk menambah sekolah di Balikpapan.
Agar kuota kelulusan di Balikpapan dapat tertampung. Mengingat setiap tahun kuota kelulusan semakin bertambah. Ditambah persiapan Balikpapan sebagai penyanggah IKN.
“Setiap tahun, Kita sudah mulai menambah ruang belajar. Serta pembangunan beberapa sekolah di tahun ini hingga 2024 mendatang. Sesuai visi-misi dan RPJMD wali kota Balikpapan,” jelasnya, Senin (13/6/2022).
Seperti diketahui, wacana pembangunan sekolah SMP negeri pun sudah dibahas. rencananya berlokasi di Balikpapan Regency. Namun tinggal menunggu pemecahan surat legalitas dari developer untuk diserahkan ke pemerintah kota Balikpapan.
“Kalau itu sudah di serahkan, secepatnya bisa kita anggarkan DED nya untuk pembangunan di APBD murni 2023 nanti. Kalau belum diserahkan masih punya swasta, belum bisa dibangun takut jadi temuan dan bermasalah nantinya,” bebernya.
Ditanya persoalan yang kerap terjadi di tahun sebelumnya, politisi partai berlambang pohon beringin ini menyebut, lebih ke sistem zonasi di lapangan yang terkadang belum sinkron dengan sistem online. Seperti contoh kasus, ada warga yang bertempat tinggal 200 meter dari sekolah. Namun di sistem mencapai 1 kilometer alhasil tidak masuk di zona sekolah tersebut. Ini yang perlu di perbaiki dari segi sistem PPDB online.
Namun pihaknya akan memastikan persoalan tersebut akan teratasi. bekerjasama dengan Telkom untuk jaringan sistem tersebut.(*/wan)















