BALIKPAPAN, lintasraya.com – DPRD Balikpapan berupaya semaksimal mungkin dalam mendukung atlet Balikpapan agak ikut serta dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim.
Diketahui, belakangan santer beredar kabar bahwa Balikpapan dipastikan absen dalam ajang 4 tahun sekali tersebut. Dikarenakan terjadi persoalan di organisasi KONI Balikpapan.
Untuk mengurai hal tersebut, ketua DPRD Balikpapan Abdulloh didampingi komisi IV mencari solusi melalui pertemuan dengan KONI Balikpapan.
Usai pertemuan, Abdulloh mengatakan, akan semaksimal mungkin memperjuangkan atlet Balikpapan untuk ikut serta di Porprov Kaltim.
Mengingat, banyaknya desakan dari cabor dan atlet yang semangat untuk ikut. Jadi, mau tidak mau pemerintah kota harus memfasilitasi. Kebetulan, ada alokasi anggarannya. Walaupun dengan angka yang minim. Meskipun Hanya transportasi, makan-minum akomodasi di Berau dan uang saku.
“Hanya itu yang bisa digunakan. Sebenarnya anggaran banyak Rp 16 miliar, tapi mekanismenya harus melalui lelang, dan sudah mepet waktunya. Jadi tidak memungkinkan lagi,” jelasnya.
Kendati demikian, dari total anggaran awal Rp 16 miliar yang ada, hanya kurang lebih Rp 8,75 miliar saja yang di prediksikan akan digunakan. Dengan rincian ; Makan-minum Rp 1,65 miliar, transportasi Rp 200 juta, SPPD Rp 4 miliar, uang saku Rp 2,9 miliar. Untuk memfasilitasi 600 atlet, 150 pelatih dan 46 official.
“Dengan anggaran tersebut mereka sudah sangat semangat dan siap berangkat ditambah para atlet tidak mempersoalkan hal lain yang tidak bisa terakomodir, seperti defile (seragam),” terang Abdulloh, Selasa (18/10/2022) di rumah makan Bondy.
“Insya Allah Atlet Balikpapan siap berangkat. Nanti akan disampaikan oleh DPOP ke pemerintah kota Balikpapan. Tapi mekanismenya sudah kami arahkan sesuai alokasi anggaran yang bisa digunakan. Tapi yang tidak bisa digunakan sesuai mekanismenya, Yah tidak bisa dipaksakan,” tambahnya.
Ditempat yang sama, ketua KONI Balikpapan M Ridwan Andreas berharap, keputusan dan kepastian ini bisa berlanjut dan terealisasi. Sebagaimana janji ketua DPRD Balikpapan yang akan menindaklanjuti permasalahan ini. Untuk mencari solusi keberangkatan atlet Balikpapan ke Berau.
“Sesuai hasil pleno kemarin, sampai detik ini pengurus KONI Kota Balikpapan meyakini akan tetap berangkat. Jangan lagi dihembuskan ke luar berita hoax bahwa Balikpapan tidak mengirim kontingen,” tegas Ridwan.
Secara pribadi dan mewakili pengurus KONI Balikpapan berharap kemurahan hati dari pemimpin kota baik pemerintah dan DPRD
“Intinya kami siap berangkat. Saya yakin pak wali kota akan berbesar hati untuk melepas kontingen Balikpapan. Saat ini kita fokus pada keberangkatan atlet saja,” ungkapnya.
Pihaknya juga telah menyampaikan ke seluruh cabor, atlet, pelatih bahkan ke orangtua jangan cuma gara-gara tidak ada Defile (seragam) mereka tidak mau berangkat. Apapun caranya Balikpapan akan berangkat bertanding membawa nama baik kota Balikpapan.(*/San)















