Selasa, Mei 26, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home PPU

Pastikan Stok dan Kesehatan Hewan Ternak Aman

admin by admin
8 Juni 2023
in PPU
45 3
0
Pastikan Stok dan Kesehatan Hewan Ternak Aman

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten PPU, Arief Murdiyatno.

Share on FacebookShare on Twitter

PENAJAM, lintasraya.com – Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan berbagai persiapan menjelang hari raya Idul Adha 1444 H yang jatuh pada tanggal 29 Juni mendatang dengan kegiatan pemantauan dan pengawasan kesehatan hewan ternak serta memastikan stok tercukupi.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten PPU, Arief Murdiyatno, saat ditemui di Kantor Dinas Pertanian pada Kamis (08/06/23) mengatakan, pengawasan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) merupakan kegiatan rutin yang dilakukan terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru terkhusus Hari Raya Idul Adha.

“Yang menjadi fokus kita pertama adalah bagaimana stok tetap aman menjelang Idul Adha, yang kedua bagaimana ternak sebelum dilakukan pemotongan itu dalam kondisi yang sehat,” ungkap Arief.

Arief menjelaskan, stok hewan ternak sebanyak 40% berasal dari peternak lokal, sedangkan sisanya berasal dari luar daerah seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Palu dan sebagian kecil berasal dari Pulau Jawa dan Kendari.

“Hewan ternak yang berasal dari luar daerah tetap kita persyaratkan, disamping mereka sudah melakukan pemeriksaan di daerah asal dan karantina, di tempat kita tetap dilakukan pengamatan dan pemeriksaan ulang. Ada syarat-syarat yang harus mereka penuhi, yang pertama adalah harus bebas penyakit Brucellosis, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan penyakit Jembrana,” tambah Arief.

Pemantauan kesehatan hewan ternak yang berasal dari luar daerah dilakukan dengan cara pemeriksaan laboratorium di daerah asal dan dibuktikan dengan surat kesehatan hewan dari dokter yang berwenang. Proses karantina pun dilaksanakan selama 14 hari dengan tujuan antisipasi jika pada saat waktu pemeriksaan hewan ternak belum menunjukkan gejala terdeteksi penyakit.

“Selama 14 hari seandainya pada waktu diperiksa belum menunjukkan gejala, nanti akan terdeteksi disitu, jadi jika dalam 14 hari ada yang terdeteksi, artian belum bisa diberangkatkan. Kemudian, yang betul-betul sehat yang bisa diberangkatkan ke kita,”katanya.

Hingga saat ini, total hewan ternak mencapai 735 ekor sapi, 6 ekor kerbau, 508 ekor kambing dan dapat dipastikan angka ini akan masih bertambah lagi mendekati hari raya Idul Adha. Melalui data rekomendasi pemasukan ternak, akan ada sekitar 900 ekor sapi lagi yang akan masuk.

“Harapan kita kalau itu masuk semua bisa 1400-an ekor sapi. Karena dari realisasi tahun lalu kita antisipasi jika ada kenaikan stok tetap aman. Kalaupun nanti ada sisa, akan masuk di pemotongan reguler,” jelasnya.

Arief menjelaskan, pada saat dilakukan pemotongan juga dilakukan sesuai tata cara yang sudah ditetapkan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) serta pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem.

“Harus diperhatikan kesejahteraan hewannya, kalau sebelum dipotong itu namanya pemeriksaan ante-mortem, dia harus dalam kondisi sehat. Kemudian, pada saat pemotongan dan juga setelah pemotongan itu post-mortem, itu kita lakukan semuanya sehingga kita harapkan produk yang dihasilkan yaitu daging dalam kondisi yang ASUH (aman, sehat, utuh dan halal),” pungkasnya. (*/ADV/DiskominfoPPU)

Tags: DiskominfoPPUPenajam
admin

admin

Next Post
Sosialisasi Literasi Digital Bijak Dalam Bersosial Media

Sosialisasi Literasi Digital Bijak Dalam Bersosial Media

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 137 Followers
  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
DPRD Minta Pengawasan Ruang Publik di MT Haryono Diperketat

DPRD Minta Pengawasan Ruang Publik di MT Haryono Diperketat

25 Mei 2026
Jalan Tembus Transad Km 8 Minim Penerangan, DPRD Minta Dishub Bergerak

Jalan Tembus Transad Km 8 Minim Penerangan, DPRD Minta Dishub Bergerak

25 Mei 2026
Pegadaian Tancap Gas di Awal 2026, Laba Melonjak 87 Persen dan Perkuat Ekosistem Bank Emas

Pegadaian Tancap Gas di Awal 2026, Laba Melonjak 87 Persen dan Perkuat Ekosistem Bank Emas

22 Mei 2026
Brenjonk Mojokerto Buktikan Pertanian Organik Bisa Sejahterakan Petani hingga Tahan Krisis

Brenjonk Mojokerto Buktikan Pertanian Organik Bisa Sejahterakan Petani hingga Tahan Krisis

22 Mei 2026

Recommended

DPRD Minta Pengawasan Ruang Publik di MT Haryono Diperketat

DPRD Minta Pengawasan Ruang Publik di MT Haryono Diperketat

25 Mei 2026
504
Jalan Tembus Transad Km 8 Minim Penerangan, DPRD Minta Dishub Bergerak

Jalan Tembus Transad Km 8 Minim Penerangan, DPRD Minta Dishub Bergerak

25 Mei 2026
503
Pegadaian Tancap Gas di Awal 2026, Laba Melonjak 87 Persen dan Perkuat Ekosistem Bank Emas

Pegadaian Tancap Gas di Awal 2026, Laba Melonjak 87 Persen dan Perkuat Ekosistem Bank Emas

22 Mei 2026
506
Brenjonk Mojokerto Buktikan Pertanian Organik Bisa Sejahterakan Petani hingga Tahan Krisis

Brenjonk Mojokerto Buktikan Pertanian Organik Bisa Sejahterakan Petani hingga Tahan Krisis

22 Mei 2026
508
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat