BALIKPAPAN, lintasraya.com – Jadwal pembahasan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kota Balikpapan telah mundur sebanyak lima kali. Pasalnya, yang direncanakan akan dilaksanakan pada 21 Maret ini kembali ditunda.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle mengatakan, AKD ini kental dengan nuansa politisi. Namun harus dibarengi dengan asas kebersamaan untuk masyarakat Balikpapan.
“Awal berjalan tidak ada masalah. Namun detik-detik Deadline ada salah satu partai yang belum sepakat,” kata Sabaruddin, Senin (21/3/2022) diruang kerjanya.
Reses pun terkendala akibat AKD ini. Sudah tiga kali mengalami penundaan akibatnya kinerja legislatif menjadi tidak maksimal.
“Kita masih berkutat di AKD. Sementara kita dihadapkan banyak persoalan dimasyarakat. Seperti banjir, tanah longsor dan persoalan krusial yang menjadi masukan warga Balikpapan,” jelasnya.
“Harusnya hari ini digelar. Kami belum tau sampai kapan ini akan selesai,” tambahnya.
Dirinya berharap, persoalan AKD ini segera Clear. Lebih elegan jika semua pimpinan dan semua fraksi duduk satu meja mencarikan formulasi yang pas sesuai profesional dengan jumlah kursi masing-masing.(*/wan)















