TENGGARONG, lintasraya.com – Bendungan Marangkayu di Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), telah menyelesaikan proses pembangunan yang panjang dan siap difungsikan. Diharapkan, bendungan ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, terutama dalam penyediaan air bersih dan irigasi lahan pertanian.
Camat Marangkayu, Ambo Dalle, mengungkapkan kegembiraannya atas penyelesaian pembangunan bendungan ini. Dia berharap bendungan dapat segera dioperasikan untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat setempat.
“Mudah-mudahan dengan diselesaikannya pembangunan bendungan Marangkayu ini bisa segera difungsikan dengan pengaliran bendungan, sehingga secepatnya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Ambo Dalle.
Pentingnya perencanaan yang matang dalam pengoperasian Bendungan Marangkayu juga disoroti oleh Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani. Hal ini untuk memastikan bahwa pengoperasian bendungan tidak akan merugikan masyarakat setempat.
“Kami harap bendungan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, namun juga tidak merugikan mereka,” tambahnya.
Bendungan Marangkayu, dengan kapasitas tampung 12,37 juta meter kubik, merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional untuk mendukung program ketahanan pangan dan air. Dibangun oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV Samarinda, bendungan ini akan dimanfaatkan untuk mengaliri lahan irigasi, sumber air baku, pengendalian banjir, dan potensi pariwisata.
Biaya konstruksinya ditanggung oleh APBN dan APBD Provinsi Kaltim, dengan kontraktor pelaksana PT. Waskita Karya (persero) – PT. Brantas Abipraya.(*/ADV/diskominfo Kukar)















