LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Balikpapan untuk peringatan HUT Kemerdekaan RI pada bulan Agustus 2025 resmi dimulai.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Sutadi, menyampaikan bahwa seleksi tahun ini akan dilaksanakan secara digital melalui aplikasi Transparansi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi Transparansi dari BPIP. Semua calon peserta wajib membuat akun dan mengunggah seluruh dokumen persyaratan,” ujar Sutadi saat ditemui media, Rabu (16/4/2025).
Ia menjelaskan, kriteria dasar bagi peserta meliputi usia maksimal 18 tahun dan status sebagai siswa kelas 10 SMA/sederajat. Syarat tinggi badan pun diberlakukan secara ketat, yaitu:
Putra: 170–180 cm
Putri: 165–180 cm
Namun demikian, BPIP memberikan opsi pengajuan diskresi apabila jumlah pendaftar tidak mencukupi atau tidak memenuhi kriteria tinggi badan. “Diskresi maksimal 5 cm. Tahun ini kami mengajukan diskresi untuk putri karena jumlah pendaftar masih minim,” imbuhnya.
Jumlah peserta yang terdaftar tahun ini adalah 90 putra dan 75 putri, yang berasal dari berbagai sekolah di Balikpapan. Seleksi tahun ini juga akan memilih tiga pasang peserta terbaik untuk mewakili Balikpapan di tingkat provinsi. Dari ketiganya, satu pasang akan diseleksi lebih lanjut ke tingkat nasional, sementara dua pasang lainnya tetap bertugas di level provinsi.
“Setiap kabupaten/kota mengirim empat orang ke provinsi. Satu pasang terbaik dari sana yang akan dikirim ke nasional,” terang Sutadi.
Terkait tempat pelaksanaan upacara tingkat nasional, Sutadi mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan dari BPIP dan Presiden, apakah tetap dilaksanakan di Jakarta atau dipindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan sistematis melalui tahapan pemeriksaan administrasi, pengukuran postur tubuh, pemeriksaan kesehatan umum dan gigi, tes samapta, serta psikotes. Pusat pelaksanaan seleksi akan bertempat di Balikpapan Indoor Sport Center.
Dari hasil seleksi, 22 putra dan 21 putri akan dipilih untuk bertugas sebagai Paskibraka Kota Balikpapan. Setelah dinyatakan lolos, peserta akan mengikuti masa karantina selama 14 hari untuk mengikuti pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan disiplin lainnya.
Sutadi juga mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan kesehatan peserta, termasuk kondisi gigi, sebagai bagian dari syarat yang diperhatikan secara ketat di seleksi nasional. “Tahun lalu ada peserta yang harus digugurkan karena memiliki gigi berlubang, padahal lolos seleksi awal,” ungkapnya.
Dengan sistem seleksi yang lebih terbuka dan digital, diharapkan kualitas serta semangat nasionalisme para calon Paskibraka Kota Balikpapan dapat semakin meningkat.(*/ADV/diskominfo Balikpapan/wan)















