LINTASRAYA.COM, KUKAR – Pemerintah Desa (Pemdes) Segihan, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berinovasi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Salah satu program unggulan yang kini dijalankan adalah Satu Rumah Satu Bioflok dan pengembangan pertanian buah-buahan.
Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mendorong setiap rumah tangga untuk memiliki kolam bioflok sebagai sarana budidaya ikan serta menanam pohon buah di pekarangan rumah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.
“Kami ingin setiap rumah memiliki kolam bioflok untuk budidaya ikan dan menanam minimal satu pohon buah seperti jambu kristal. Ini langkah nyata untuk membangun kemandirian pangan di desa,” ujar Hendra, belum lama ini.
Sebagai tahap awal, proyek percontohan telah dilaksanakan di salah satu Rukun Tetangga (RT) menggunakan polybag sebagai media tanam. Ke depan, program ini akan diperluas ke seluruh 11 RT di Desa Segihan. Pemerintah desa juga berencana memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat agar program ini berjalan secara berkelanjutan dan memberikan hasil optimal.
Untuk mendukung kelancaran program ini, Pemdes Segihan mengalokasikan 20% dari Dana Desa untuk pengadaan bibit, pupuk, dan kebutuhan lainnya. Seluruh hasil panen dan produk budidaya ikan nantinya akan dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar pemasaran lebih efektif.
“Dengan BUMDes, kami memastikan hasil panen dapat dikelola dan dijual secara kolektif, sehingga memberi keuntungan maksimal bagi warga,” tambah Hendra.
Saat ini, BUMDes Desa Segihan telah menunjukkan kinerja yang baik dengan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD). Hendra menyebutkan bahwa PAD dari BUMDes telah mencapai sekitar Rp 6 juta per tahun setelah dikurangi biaya operasional.
Dengan adanya program ini, diharapkan perekonomian masyarakat desa semakin mandiri dan berkelanjutan.
“Kami optimistis mampu membangun kemandirian ekonomi berbasis pertanian dan perikanan. Program Satu Rumah Satu Bioflok dan pertanian buah dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Hendra.(*/ADV/diskominfo Kukar/tha)















