LINTASRAYA.COM, PENAJAM – Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berencana mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun 2025 mendatang.
Rencana ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan Dinas Perkim PPU, Khairul Achmad, pada (03/10/2024).
Khairul Achmad menyebutkan bahwa anggaran ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan perbaikan rumah mereka. Setiap Kepala Keluarga (KK) yang terdaftar sebagai penerima manfaat akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 25 juta. “Usulan anggaran ini diharapkan dapat disebar di setiap kecamatan, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara merata,” ujarnya.
Lebih lanjut, Khairul Achmad menjelaskan bahwa mereka juga telah mengajukan permohonan bantuan perbaikan RTLH kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Pemerintah Pusat. “Kami berharap, dukungan dari berbagai pihak dapat membantu kami dalam menangani perbaikan RTLH di wilayah kami,” tambahnya.
Berdasarkan data terbaru, terdapat sekitar 1.342 warga di PPU yang memiliki RTLH dan membutuhkan bantuan perbaikan. Namun, Khairul mengingatkan bahwa jumlah ini dapat berubah seiring dengan penambahan data baru. “Masih banyak Kecamatan yang terdata dengan jumlah RTLH tinggi, seperti di Kecamatan Penajam, Babulu, dan Waru. Sementara di Kecamatan Sepaku jumlahnya relatif sedikit karena mereka telah mendapatkan bantuan langsung dari pemerintah pusat melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN),” jelasnya.
Khairul berharap, usulan anggaran yang diajukan dapat disetujui oleh pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat. “Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat memperbaiki kualitas hunian masyarakat yang saat ini dalam kondisi tidak layak huni,” pungkasnya.
Dengan rencana pengalokasian anggaran ini, Pemerintah Kabupaten PPU berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan kondisi perumahan, sehingga dapat mendukung kesejahteraan dan kesehatan masyarakat di Benuo Taka.(*/ADV/DiskominfoPPU/wan)















