BALIKPAPAN, lintasraya.com – Puluhan atlet, pelatih dan pengurus cabang olahraga di bawah naungan KONI Balikpapan menggelar aksi di depan Kantor Wali Kota Balikpapan, Senin (24/10/2022).
Tuntutan mereka adalah meminta Wali Kota Balikpapan untuk memberi kejelasan terkait nasib atlet yang rencananya berangkat menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim di Berau pada November 2022 nanti.
“Kami ingin kepastian dari Pemkot Balikpapan untuk memberangkatkan atlet menuju Porprov,” kata Ketua I KONI Balikpapan, Rustam.
Dia melanjutkan, sejauh ini ada 700 atlet dari 39 cabor yang namanya yang sudah didaftarkan untuk proses entry by name dan number. Jika Pemkot tak bisa memberi kepastian, para atlet akan berangkat menggunakan dana pribadi. “Selain itu kami juga membuka open donasi,” tegasnya.
Menurut Rustam, jika atlet tak berangkat maka mereka berpotensi tak bisa tampil pada ajang yang lebih tinggi, seperti prakualifikasi PON, PON hingga SEA Games. “Ini kan berpotensi membunuh prestasi atlet,” ucapnya
Soal alasan anggaran, Rustam menilai tidak menjadi persoalan. Sebab, DPRD Balikpapan sudah menyetujui anggaran Rp 16 miliar untuk kebutuhan Porprov.
Begitu juga soal mepetnya waktu yang membuat proses pencairan anggaran tak bisa dilakukan. Rustam menyebut berdasar hasil pertemuan terakhir dengan Ketua DPRD Balikpapan, anggaran tetap bisa cair dengan sejumlah penyesuaian.
“Kami sudah sepakati di RDP kemarin, atlet tetap berangkat tanpa perlu belanja defile dan alat tanding. Yang penting akomodasi dan konsumsi saja,” pungkasnya. (jan)















