LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan resmi meluncurkan program BENDERA (Belajar Rupiah dari Inspektur Upacara) sebagai upaya memperluas dan memperkuat literasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah di kalangan pelajar.
Program ini merupakan inovasi yang mengintegrasikan edukasi tentang rupiah dalam kegiatan upacara bendera di sekolah-sekolah.
Kick-off program BENDERA dilaksanakan pada Rabu (26/2/2025), di Lapangan Upacara SMP Negeri 2 Balikpapan dan dipimpin oleh Asisten II Setda Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Kota Balikpapan, Bapak H. Andi Muhammad Yusri Ramli, ST., MT., didampingi oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Bapak Wahyu Setyoko. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kota Balikpapan serta 20 kepala sekolah SMPN di Balikpapan.
Program BENDERA merupakan hasil kerja sama BI Balikpapan dengan Dinas Pendidikan Kota Balikpapan dan akan dilaksanakan di SMP Negeri secara bergilir setiap awal bulan. Dalam kegiatan ini, pejabat dari BI Balikpapan bertindak sebagai Inspektur Upacara dan menyampaikan amanat terkait peran bank sentral, sistem pembayaran, serta pesan-pesan CBP Rupiah.
Menurut Deputi Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Bapak Wahyu Setyoko, program ini dirancang agar lebih efektif dalam menyampaikan literasi keuangan kepada siswa.
“Edukasi tentang Rupiah sangat penting untuk generasi muda. Melalui program BENDERA, kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa Rupiah bukan sekadar alat transaksi, tetapi juga simbol kedaulatan bangsa yang harus dihargai dan dijaga,” jelasnya.
Sebelum peluncuran resmi, program ini telah diuji coba di dua sekolah, yaitu: SMPN 1 Balikpapan pada 10 Februari 2025, dan SMPN 12 Balikpapan pada 24 Februari 2025.
Kedua kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari para guru dan siswa karena dianggap sebagai metode edukasi yang efektif, mengingat upacara bendera merupakan momen yang sakral dan kondusif untuk belajar.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan tiga pilar utama dalam CBP Rupiah, yaitu:
1. CINTA Rupiah: Mengenali karakteristik uang Rupiah dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) dan memperlakukannya dengan baik melalui prinsip 5J:
Jangan Dilipat
Jangan Dicoret
Jangan Diremas
Jangan Distapler
Jangan Dibasahi
2. BANGGA dengan Rupiah: Menggunakan Rupiah dalam setiap transaksi sebagai simbol kedaulatan bangsa.
3. PAHAM tentang Rupiah: Memahami peran Rupiah dalam perekonomian melalui pesan berbelanja bijak dan berhemat.
Menurut Asisten II Setda Kota Balikpapan, Bapak H. Andi Muhammad Yusri Ramli, ST., MT., program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran keuangan generasi muda.
“Pendidikan tentang Rupiah harus dimulai sejak dini. Dengan memahami pentingnya Rupiah, anak-anak kita tidak hanya belajar tentang uang, tetapi juga tentang tanggung jawab ekonomi,” ujarnya.
Program BENDERA juga merupakan bagian dari implementasi buku bahan ajar CBP Rupiah, yang telah diluncurkan pada 3 Desember 2024. Buku ini dirancang untuk memberikan pemahaman lebih dalam kepada siswa tentang nilai-nilai CBP Rupiah serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Bapak Robi Ariadi, keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Balikpapan, Dinas Pendidikan, dan seluruh kepala sekolah yang telah mendukung program ini. Kami berharap literasi Rupiah semakin meningkat dan para siswa bisa menjadi generasi yang lebih peduli terhadap mata uang nasional,” pungkasnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan siswa semakin memahami pentingnya Rupiah dalam kehidupan sehari-hari dan dapat mengaplikasikan nilai-nilai Cinta, Bangga, Paham Rupiah dalam keseharian mereka.(*/Wan)















