LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Sebanyak 33 anggota Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Makassar dengan 23 unit motor gede (moge) akhirnya tiba di Balikpapan, Jumat malam (7/11/2025). Kehadiran mereka menjadi salah satu momen paling dinanti dalam rangkaian Kalimantan Bike Week (KBW) 2025 yang digelar di BSCC Dome Balikpapan.
Event nasional ini menjadi ajang silaturahmi, solidaritas, dan perayaan semangat brotherhood para biker dari berbagai daerah di Indonesia.
Rombongan HDCI Makassar memulai perjalanan panjang dari Kota Daeng pada 5 November 2025. Mereka menempuh jalur darat dan laut sejauh lebih dari 1.000 kilometer menuju Kota Minyak.
Sekretaris HDCI Makassar, Andi Asruddin, menyebut perjalanan ini sebagai pengalaman berharga yang sarat kebersamaan.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa sampai di Balikpapan dengan selamat. Kami berangkat dari Makassar menuju Parepare, Samarinda, Kutai Kartanegara, Bontang, dan akhirnya tiba di Balikpapan. Total jaraknya sekitar seribu sampai seribu lima ratus kilometer,” ujarnya.
Selama perjalanan, rombongan menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kondisi cuaca yang tidak menentu hingga beberapa motor mengalami gangguan teknis. Meski begitu, Andi mengatakan seluruh peserta tetap kompak dan saling membantu.
“Dalam setiap touring pasti ada suka duka. Tapi semangat kebersamaan membuat semuanya terasa ringan,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia Kalimantan Bike Week 2025 atas penyambutan hangat dan kesiapan acara yang dinilai luar biasa.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada panitia. Persiapannya luar biasa, semoga acaranya berjalan sukses,” katanya.
Sesuai agenda resmi, rombongan HDCI Makassar dijadwalkan mengikuti riding menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu (8/11). Touring tersebut menjadi salah satu agenda utama KBW 2025, yang diharapkan mempererat persaudaraan antarpecinta moge dari seluruh Indonesia.
Lebih lanjut, Andi menegaskan bahwa touring ini tidak hanya sekadar hobi, tetapi juga membawa misi sosial dan promosi pariwisata.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya di Balikpapan dan Kalimantan Timur. Touring juga menjadi cara kami memperkenalkan potensi wisata Indonesia agar semakin dikenal,” tutupnya.(*/san)















